Qurai

Surat 46

Al-Ahqaf

الأحقاف

Bukit Pasir, terdiri dari 35 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-66 setelah Al-Jasiyah sebelum Az-Zariyat.

Al-Ahqaf bersandar pada dua saksi: satu kaum yang tidak tercatat di mana pun, dan satu golongan makhluk yang tidak bisa dihadirkan. Kaum 'Ad di bukit pasir (ayat 21 sampai 26): Hud diutus kepada kaum 'Ad di al-ahqaf, bukit-bukit pasir, dan mereka dihancurkan angin yang membinasakan. Peradaban sebesar yang digambarkan tidak meninggalkan prasasti, fondasi, maupun catatan di negeri tetangganya. Yang tersisa hanya namanya di dalam kitab yang menceritakannya. Jin yang mendengarkan lalu percaya (ayat 29 sampai 32): Sekelompok jin mendengarkan Al-Qur'an, langsung percaya, lalu kembali kepada kaumnya untuk memberi peringatan. Kesaksian yang paling menguatkan di surat ini datang dari pihak yang tidak bisa dipanggil untuk ditanya. Tiga puluh bulan mengandung dan menyapih (ayat 15): Ayat 15 menyebut masa mengandung dan menyapih tiga puluh bulan. Disandingkan dengan Al-Baqarah 2:233 dan Luqman 31:14 yang menyebut menyusui dua tahun penuh, sisanya enam bulan untuk kehamilan. Kehamilan manusia sekitar sembilan bulan, dan bayi yang lahir di bulan keenam jarang bertahan tanpa alat bantu modern. Tunjukkan apa yang mereka ciptakan (ayat 4): Ayat 4 menantang orang yang menyembah selain Allah untuk menunjukkan bagian bumi mana yang mereka ciptakan, atau mendatangkan kitab sebelum ini. Bukti diminta dari pihak yang menolak, sementara pihak yang mengklaim tidak diminta apa-apa. Berbakti kepada orang tua (ayat 15 sampai 18): Perintah berbuat baik kepada ibu bapak berdiri sendiri dan tidak memerlukan ancaman. Yang menempel padanya di ayat 17 dan 18 contoh anak yang membantah orang tuanya soal kebangkitan, lalu dinyatakan merugi. Nasihat yang bagus dipakai sebagai pintu masuk untuk hal lain. Dua saksi utama di surat ini adalah kaum yang tidak meninggalkan jejak dan makhluk yang tidak bisa dihadirkan.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (35 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-3 : Pembukaan dan Tujuan Wahyu (Ayat 1-3)
4-6 : Tantangan kepada Orang Kafir (Ayat 4-6)

قُلْ أَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَرُونِي مَاذَا خَلَقُوا مِنَ الْأَرْضِ أَمْ لَهُمْ شِرْكٌ فِي السَّمَاوَاتِ ۖ ائْتُونِي بِكِتَابٍ مِنْ قَبْلِ هَٰذَا أَوْ أَثَارَةٍ مِنْ عِلْمٍ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ ٤

(46:4) Katakanlah (Muhammad), "Terangkanlah (kepadaku) tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepadaku apa yang telah mereka ciptakan dari bumi, atau adakah peran serta mereka dalam (penciptaan) langit? Bawalah kepadaku kitab sebelum (Al-Qur`an) ini atau peninggalan pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu orang yang benar."

وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنْ يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِ مَنْ لَا يَسْتَجِيبُ لَهُ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَهُمْ عَنْ دُعَائِهِمْ غَافِلُونَ ٥

(46:5) Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang-orang yang menyembah selain Allah, (sembahan) yang tidak dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari Kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

7-10 : Sikap Penolakan terhadap Kebenaran (Ayat 7-10)

أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ ۖ قُلْ إِنِ افْتَرَيْتُهُ فَلَا تَمْلِكُونَ لِي مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَا تُفِيضُونَ فِيهِ ۖ كَفَىٰ بِهِ شَهِيدًا بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۖ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ٨

(46:8) Bahkan mereka berkata, "Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al-Qur`an)." Katakanlah, "Jika aku mengada-adakannya, maka kamu tidak kuasa sedikit pun menghindarkan aku dari (azab) Allah. Dia lebih tahu apa yang kamu percakapkan tentang Al-Qur`an ini. Cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dengan kamu. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

قُلْ مَا كُنْتُ بِدْعًا مِنَ الرُّسُلِ وَمَا أَدْرِي مَا يُفْعَلُ بِي وَلَا بِكُمْ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ وَمَا أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ مُبِينٌ ٩

(46:9) Katakanlah (Muhammad), "Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara rasul-rasul, dan aku tidak tahu apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadapmu. Aku hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku, dan aku hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan."

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun ketika Nabi bermimpi akan hijrah ke sebuah daerah yang subur. Para sahabat sangat gembira dan mengira itu akan segera terjadi. Namun ketika waktu berlalu dan belum terjadi, kaum Yahudi mengejek Nabi karena seolah tidak tahu nasibnya sendiri. Allah lalu menyuruh Nabi menegaskan bahwa beliau hanya manusia biasa yang mengikuti wahyu dan tidak tahu rincian masa depannya.

قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ كَانَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَكَفَرْتُمْ بِهِ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَىٰ مِثْلِهِ فَآمَنَ وَاسْتَكْبَرْتُمْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ ١٠

(46:10) Katakanlah, "Terangkan kepadaku, bagaimana pendapatmu jika sebenarnya (Al-Qur`an) ini datang dari Allah, dan kamu mengingkarinya, padahal ada seorang saksi dari Bani Israil802 yang mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang disebut dalam) Al-Qur`an lalu dia beriman; kamu menyombongkan diri. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."

Catatan Depag

*802) Yang dimaksud dengan "seorang dari Bani Israil" ialah Abdullah bin Salam. Dia menyatakan keimanannya kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- setelah memperhatikan bahwa di antara isi Al-Qur`an ada yang sesuai dengan Taurat, seperti ajaran tauhid, janji dan ancaman, kerasulan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, adanya kehidupan akhirat, dan sebagainya.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun untuk menegur sikap orang Yahudi yang enggan beriman kepada Nabi karena kesombongan mereka. Ketika seorang alim yangsangat berpengaruh di kalangan mereka, yakni ‘Abdullàh bin Salàm, menyatakan kebenaran risalah Nabi, mereka malah mencaci makinya. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

11-12 : Bukti Kebenaran Al-Quran (Ayat 11-12)

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا لَوْ كَانَ خَيْرًا مَا سَبَقُونَا إِلَيْهِ ۚ وَإِذْ لَمْ يَهْتَدُوا بِهِ فَسَيَقُولُونَ هَٰذَا إِفْكٌ قَدِيمٌ ١١

(46:11) Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, "Sekiranya Al-Qur`an itu sesuatu yang baik, tentu mereka tidak pantas mendahului kami (beriman) kepadanya.803 Tetapi karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya, maka mereka akan berkata, "Ini adalah dusta yang lama."

Catatan Depag

*803) Bahwa orang-orang kafir itu mengejek orang-orang Islam dengan mengatakan, "Sekiranya Al-Qur`an ini benar, tentu kami lebih dahulu beriman kepadanya daripada orang-orang miskin dan lemah, seperti Bilal, 'Ammar, Suhaib, Khabbab dan lainnya."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَمِنْ قَبْلِهِ كِتَابُ مُوسَىٰ إِمَامًا وَرَحْمَةً ۚ وَهَٰذَا كِتَابٌ مُصَدِّقٌ لِسَانًا عَرَبِيًّا لِيُنْذِرَ الَّذِينَ ظَلَمُوا وَبُشْرَىٰ لِلْمُحْسِنِينَ ١٢

(46:12) Dan sebelum (Al-Qur`an) itu telah ada Kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan (Al-Qur`an) ini adalah Kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

13-15 : Balasan bagi Orang Beriman (Ayat 13-15)

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ١٣

(46:13) Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah," kemudian mereka tetap istikamah,804 tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati.

Catatan Depag

*804) Teguh pendirian dalam tauhid dan tetap beramal saleh.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ ١٥

(46:15) Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa, "Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh aku termasuk orang muslim."

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun memuji perjalanan hidup Abu Bakar As-Siddiq. Di usia 18 tahun ia menemani Nabi (yang saat itu 20 tahun) ke Suriah dan seorang pendeta mengenali tanda kenabian Muhammad. Saat Nabi diutus di usia 40 tahun, Abu Bakar yang saat itu berusia 38 tahun langsung beriman. Ketika Abu Bakar sendiri mencapai usia 40 tahun, ia berdoa dengan doa yang diabadikan dalam ayat ini.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

16-20 : Perbedaan Orang Beriman dan Kafir (Ayat 16-20)

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ نَتَقَبَّلُ عَنْهُمْ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا وَنَتَجَاوَزُ عَنْ سَيِّئَاتِهِمْ فِي أَصْحَابِ الْجَنَّةِ ۖ وَعْدَ الصِّدْقِ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ ١٦

(46:16) Mereka itulah orang-orang yang Kami terima amal baiknya yang telah mereka kerjakan, dan (orang-orang) yang Kami maafkan kesalahan-kesalahannya, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni surga. Itu adalah janji benar yang telah dijanjikan kepada mereka.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَالَّذِي قَالَ لِوَالِدَيْهِ أُفٍّ لَكُمَا أَتَعِدَانِنِي أَنْ أُخْرَجَ وَقَدْ خَلَتِ الْقُرُونُ مِنْ قَبْلِي وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ اللَّهَ وَيْلَكَ آمِنْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَيَقُولُ مَا هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ ١٧

(46:17) Dan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya, "Ah."805 Apakah kamu berdua memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan (dari kubur), padahal beberapa umat sebelumku telah berlalu? Lalu kedua orang tuanya itu memohon pertolongan kepada Allah (seraya berkata), "Celaka kamu, berimanlah! Sungguh, janji Allah itu benar." Lalu dia (anak itu) berkata, "Ini hanyalah dongeng orang-orang dahulu."

Catatan Depag

*805) Kata-kata, kalimat, atau isyarat, yang bernada menentang.

وَيَوْمَ يُعْرَضُ الَّذِينَ كَفَرُوا عَلَى النَّارِ أَذْهَبْتُمْ طَيِّبَاتِكُمْ فِي حَيَاتِكُمُ الدُّنْيَا وَاسْتَمْتَعْتُمْ بِهَا فَالْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَبِمَا كُنْتُمْ تَفْسُقُونَ ٢٠

(46:20) Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (seraya dikatakan kepada mereka), "Kamu telah menghabiskan (rezeki) yang baik untuk kehidupan duniamu, dan kamu telah bersenang-senang (menikmati)nya; maka pada hari ini kamu dibalas dengan azab yang menghinakan, karena kamu sombong di bumi tanpa mengindahkan kebenaran, dan karena kamu berbuat durhaka (tidak taat kepada Allah)."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

21-25 : Kisah Kaum 'Ad (Ayat 21-25)

وَاذْكُرْ أَخَا عَادٍ إِذْ أَنْذَرَ قَوْمَهُ بِالْأَحْقَافِ وَقَدْ خَلَتِ النُّذُرُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ٢١

(46:21) Dan ingatlah (Hud) saudara kaum 'Ād, yaitu ketika dia mengingatkan kaumnya tentang bukit-bukit pasir, dan sesungguhnya telah berlalu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya dan setelahnya (dengan berkata), "Janganlah kamu menyembah selain Allah, aku sungguh khawatir nanti kamu ditimpa azab pada hari yang besar."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًا مُسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ قَالُوا هَٰذَا عَارِضٌ مُمْطِرُنَا ۚ بَلْ هُوَ مَا اسْتَعْجَلْتُمْ بِهِ ۖ رِيحٌ فِيهَا عَذَابٌ أَلِيمٌ ٢٤

(46:24) Maka ketika mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, mereka berkata, "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita." (Bukan!) Tetapi itulah azab yang kamu minta agar disegerakan datangnya, (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih,

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّهَا فَأَصْبَحُوا لَا يُرَىٰ إِلَّا مَسَاكِنُهُمْ ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ ٢٥

(46:25) yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, sehingga mereka (kaum 'Ād) menjadi tidak tampak lagi (di bumi) kecuali hanya (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

26-28 : Kemampuan Allah dan Akibat Kekafiran (Ayat 26-28)

وَلَقَدْ مَكَّنَّاهُمْ فِيمَا إِنْ مَكَّنَّاكُمْ فِيهِ وَجَعَلْنَا لَهُمْ سَمْعًا وَأَبْصَارًا وَأَفْئِدَةً فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ سَمْعُهُمْ وَلَا أَبْصَارُهُمْ وَلَا أَفْئِدَتُهُمْ مِنْ شَيْءٍ إِذْ كَانُوا يَجْحَدُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ ٢٦

(46:26) Dan sungguh, Kami telah meneguhkan kedudukan mereka (dengan kemakmuran dan kekuatan) yang belum pernah Kami berikan kepada kamu, dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan, dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan, dan hati mereka itu tidak berguna sedikit pun bagi mereka, karena mereka (selalu) mengingkari ayat-ayat Allah, dan (ancaman) azab yang dahulu mereka perolok-olokkan telah mengepung mereka.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

فَلَوْلَا نَصَرَهُمُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ قُرْبَانًا آلِهَةً ۖ بَلْ ضَلُّوا عَنْهُمْ ۚ وَذَٰلِكَ إِفْكُهُمْ وَمَا كَانُوا يَفْتَرُونَ ٢٨

(46:28) Maka mengapa (berhala-berhala dan tuhan-tuhan) yang mereka sembah selain Allah untuk mendekatkan diri (kepada-Nya) tidak dapat menolong mereka? Bahkan tuhan-tuhan itu telah lenyap dari mereka; dan itulah akibat kebohongan mereka dan apa yang dahulu mereka ada-adakan.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

29-32 : Golongan Jin yang Beriman (Ayat 29-32)

وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآنَ فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُوا أَنْصِتُوا ۖ فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا إِلَىٰ قَوْمِهِمْ مُنْذِرِينَ ٢٩

(46:29) Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Al-Qur`an, maka ketika mereka menghadiri (pembacaan)nya mereka berkata, "Diamlah kamu! (untuk mendengarkannya)" Maka ketika telah selesai, mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

قَالُوا يَا قَوْمَنَا إِنَّا سَمِعْنَا كِتَابًا أُنْزِلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَىٰ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ وَإِلَىٰ طَرِيقٍ مُسْتَقِيمٍ ٣٠

(46:30) Mereka berkata, "Wahai kaum kami! Sungguh, kami telah mendengarkan Kitab (Al-Qur`an) yang diturunkan setelah Musa, membenarkan (kitab-kitab) yang datang sebelumnya, membimbing kepada kebenaran, dan kepada jalan yang lurus.

وَمَنْ لَا يُجِبْ دَاعِيَ اللَّهِ فَلَيْسَ بِمُعْجِزٍ فِي الْأَرْضِ وَلَيْسَ لَهُ مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءُ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ ٣٢

(46:32) Dan barangsiapa tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah (Muhammad) maka dia tidak akan dapat melepaskan diri dari siksaan Allah di bumi, padahal tidak ada pelindung baginya selain Allah. Mereka berada dalam kesesatan yang nyata."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

33-35 : Kekuasaan Allah dan Penutup (Ayat 33-35)

أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَمْ يَعْيَ بِخَلْقِهِنَّ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰ ۚ بَلَىٰ إِنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ٣٣

(46:33) Dan tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi, dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, dan Dia kuasa menghidupkan yang mati? Begitulah, sungguh, Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَيَوْمَ يُعْرَضُ الَّذِينَ كَفَرُوا عَلَى النَّارِ أَلَيْسَ هَٰذَا بِالْحَقِّ ۖ قَالُوا بَلَىٰ وَرَبِّنَا ۚ قَالَ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ ٣٤

(46:34) Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang yang kafir dihadapkan kepada neraka, (mereka akan ditanya), "Bukankah (azab) ini benar?" Mereka menjawab, "Ya benar, demi Tuhan kami." Allah berfirman, "Maka rasakanlah azab ini, karena dahulu kamu mengingkarinya."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِلْ لَهُمْ ۚ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ ۚ بَلَاغٌ ۚ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الْفَاسِقُونَ ٣٥

(46:35) Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati, dan janganlah engkau meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari mereka melihat azab yang dijanjikan, mereka merasa seolah-olah tinggal (di dunia) hanya sesaat saja dari siang hari. Tugasmu hanya menyampaikan. Maka tidak ada yang dibinasakan, kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah).