Bacaan
TopikPembukaan dan Tujuan Wahyu (Ayat 1-3)
مَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ وَالَّذِينَ كَفَرُوا عَمَّا أُنْذِرُوا مُعْرِضُونَ
Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Namun orang-orang yang kafir berpaling dari peringatan yang diberikan kepada mereka.
Scientific Error
S46:3 menyatakan langit dan bumi diciptakan 'dengan kebenaran dan batas waktu tertentu' (ajal musammā)—konsep alam semesta memiliki batas waktu akhir sesuai kosmologi (Big Crunch/Heat Death), namun framing teleologis 'dengan kebenaran' mengimplikasikan tujuan moral, bukan proses fisika; dua domain ini dicampurkan tanpa pembedaan.
Contradiction
Kontradiksi: S46:3 menyatakan alam semesta diciptakan dengan batas waktu—namun S14:48 menggambarkan bumi diganti dengan bumi lain pada hari kiamat, sementara S21:104 menggambarkan langit digulung. Dua deskripsi akhir alam semesta yang berbeda tidak direkonsiliasi.

