Bacaan
TopikTantangan kepada Orang Kafir (Ayat 4-6)
قُلْ أَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَرُونِي مَاذَا خَلَقُوا مِنَ الْأَرْضِ أَمْ لَهُمْ شِرْكٌ فِي السَّمَاوَاتِ ۖ ائْتُونِي بِكِتَابٍ مِنْ قَبْلِ هَٰذَا أَوْ أَثَارَةٍ مِنْ عِلْمٍ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Katakanlah (Muhammad), "Terangkanlah (kepadaku) tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepadaku apa yang telah mereka ciptakan dari bumi, atau adakah peran serta mereka dalam (penciptaan) langit? Bawalah kepadaku kitab sebelum (Al-Qur`an) ini atau peninggalan pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu orang yang benar."
Logical Fallacy
(46:4): Argument from ignorance (Mengklaim kebenaran karena kurangnya bukti lawan) - Menantang penentang untuk menunjukkan "apa yang diciptakan sembahan mereka dari bumi/langit". Mengasumsikan bahwa jika tuhan pihak lawan tidak bisa dibuktikan mencipta, maka otomatis Allah yang menciptakannya, padahal kedua klaim ketuhanan sama-sama belum membuktikan proses penciptaannya secara empiris.
Contradiction
Inkonsistensi argumentasi: S46:4 menantang orang kafir untuk menunjukkan apa yang diciptakan sesembahan mereka—argumen dari kreasi sebagai bukti ketuhanan. Namun argumen yang sama bisa dibalik: jika penciptaan membuktikan ketuhanan, siapa yang menciptakan Allah? Al-Quran tidak membahas regress ini secara memadai.

