Bacaan
TopikKekuasaan Allah dan Penutup (Ayat 33-35)
وَيَوْمَ يُعْرَضُ الَّذِينَ كَفَرُوا عَلَى النَّارِ أَلَيْسَ هَٰذَا بِالْحَقِّ ۖ قَالُوا بَلَىٰ وَرَبِّنَا ۚ قَالَ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang yang kafir dihadapkan kepada neraka, (mereka akan ditanya), "Bukankah (azab) ini benar?" Mereka menjawab, "Ya benar, demi Tuhan kami." Allah berfirman, "Maka rasakanlah azab ini, karena dahulu kamu mengingkarinya."
Logical Fallacy
(46:34): Poisoning the well (Meracuni sumur) - Mencetak fiksi pasca-kematian ekstrem di mana tokoh-tokoh penentang kelak di hadapan neraka akan dipaksa mengakui kekalahan telak mereka seraya ditanya sinis: "Bukankah azab ini benar?" Propaganda horor prematur ini dibuat murni untuk menghancurkan nyali dan kredibilitas kelompok kritis di dunia nyata. Surat 47 (Muhammad)
Moral Concern
(46:34): Menampilkan karakter tuhan yang mengejek secara psikologis para disiden di neraka dengan bertanya, "Bukankah azab ini benar?" lalu secara sadis menyuruh mereka merasakan azab akibat pengingkaran mereka.

