Qurai

Surat 51

Az-Zariyat

الذّٰريٰت

Angin yang Menerbangkan, terdiri dari 60 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-67 setelah Al-Ahqaf sebelum Al-Gasyiyah.

Az-Zariyat paling sering dikutip untuk satu setengah ayat: langit yang dibangun dan diluaskan. Langit yang diluaskan (ayat 47): Ayat 47 berbunyi langit dibangun dengan kekuasaan, dan inna lamusi'un. Kata itu berakar dari wasi'a, luas. Selama lebih dari seribu tahun para mufasir membacanya sebagai keluasan kekuasaan Allah atau keluasan langit sebagai bangunan. Pembacaan sebagai alam semesta yang memuai baru muncul setelah Edwin Hubble mengumumkan temuannya pada 1929. Urutan yang selalu sama: Sains menemukan sesuatu, lalu ayat yang selama ini dipahami dengan cara lain tiba-tiba disebut sudah menyebutnya lebih dulu. Kalau pengetahuannya memang sudah ada di dalam kitabnya sejak awal, mestinya ada satu mufasir yang mengumumkannya sebelum astronom mengumumkannya. Ayat yang tidak ikut dikutip: Kitab yang sama menyebut langit sebagai atap yang terpelihara, tujuh langit yang bertingkat, dan bintang yang dipakai melempar setan. Yang diangkat sebagai mukjizat ilmiah hanya yang bisa dicocokkan. Segala sesuatu diciptakan berpasangan (ayat 49): Ayat 49 menyatakan segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan. Bakteri membelah diri, banyak jamur berkembang biak lewat spora, dan virus tidak punya jenis kelamin. Jin dan manusia diciptakan untuk menyembah (ayat 56): Ayat 56 menyatakan jin dan manusia diciptakan tidak lain untuk menyembah Allah. Tujuan keberadaan seluruh manusia ditetapkan dari luar, dan tidak ada bagian yang menyediakan ruang untuk menolaknya. Ayat 47 memang bisa dibaca sebagai alam yang memuai. Yang tidak bisa dijelaskan kenapa tidak ada satu pun orang yang membacanya begitu selama tiga belas abad.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (60 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-6 : Pembukaan dengan Sumpah Allah (Ayat 1-6)
7-14 : Pernyataan tentang Hari Pembalasan (Ayat 7-14)
15-19 : Keadaan Orang yang Bertakwa (Ayat 15-19)
20-23 : Tanda-tanda Kekuasaan Allah (Ayat 20-23)
24-30 : Kisah Ibrahim dan Tamunya (Ayat 24-30)
31-37 : Kisah Kehancuran Kaum Luth (Ayat 31-37)
38-46 : Kisah-kisah Umat Terdahulu (Ayat 38-46)
47-49 : Kekuasaan Allah dalam Penciptaan (Ayat 47-49)
50-60 : Seruan kepada Tauhid dan Tujuan Penciptaan (Ayat 50-60)

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ ٥٥

(51:55) Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Para sahabat merasa sedih luar biasa ketika Allah meminta Rasulullah untuk berpaling dari mereka. Mereka khawatir ditelantarkan dan tidak lagi dipedulikan oleh beliau. Itulah yang melatarbelakangi turunnya ayat ini. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.