Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika Nabi bermimpi akan hijrah ke sebuah daerah yang subur. Para sahabat sangat gembira dan mengira itu akan segera terjadi. Namun ketika waktu berlalu dan belum terjadi, kaum Yahudi mengejek Nabi karena seolah tidak tahu nasibnya sendiri. Allah lalu menyuruh Nabi menegaskan bahwa beliau hanya manusia biasa yang mengikuti wahyu dan tidak tahu rincian masa depannya.
TopikSikap Penolakan terhadap Kebenaran (Ayat 7-10)
قُلْ مَا كُنْتُ بِدْعًا مِنَ الرُّسُلِ وَمَا أَدْرِي مَا يُفْعَلُ بِي وَلَا بِكُمْ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ وَمَا أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ مُبِينٌ
Katakanlah (Muhammad), "Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara rasul-rasul, dan aku tidak tahu apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadapmu. Aku hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku, dan aku hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan."
Contradiction
Kontradiksi: S46:9 menyatakan Muhammad tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapnya dan para pengikutnya—mengakui keterbatasan pengetahuan Nabi. Namun banyak ayat lain (S48:1-3, S110:1-3) mengklaim Allah memberitahu Nabi tentang kemenangan dan masa depan. Pengakuan ketidaktahuan vs klaim mengetahui masa depan tidak konsisten.

