بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ طسم ١
(26:1) Ṭā Sīn Mīm.
Surat 26
الشعراۤء
Para Penyair, terdiri dari 227 ayat dan turun di Makkah.
Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-47 setelah Al-Waqi'ah sebelum An-Naml.
Surat ini adalah kumpulan cerita lama yang didaur ulang dengan formula yang sama, diulang tujuh kali berturut-turut. Kalau dilihat secara kritis, ada beberapa masalah besar: Formula copy-paste yang ketara: Kisah Musa, Ibrahim, Nuh, Hud, Saleh, Luth, dan Syu'aib semuanya mengikuti template yang identik: rasul datang, kaum menolak, ancaman datang, azab turun. Tidak ada variasi, tidak ada sudut pandang baru. Ini bukan wahyu kreatif — ini penulis yang kehabisan ide tapi tetap harus mengisi halaman. Detail percakapan yang terlalu spesifik untuk wahyu: Dialog antara Musa dan Firaun ditulis kata per kata, padahal kejadiannya diklaim ribuan tahun sebelumnya. Tidak ada mekanisme yang bisa menjelaskan bagaimana detail seperti ini bisa diketahui secara akurat — kecuali memang dikarang. Ironi besar tentang penyair: Di bagian akhir, penyair diserang karena "mengembara di setiap lembah" dan "mengatakan apa yang tidak mereka lakukan." Tapi surat ini sendiri penuh imajinasi puitis dan klaim yang tidak bisa dibuktikan. Ini kritik yang menghantam penulisnya sendiri. Ancaman yang diulang tanpa variasi: Setiap kisah diakhiri dengan "azab hari besar" — kalimat yang sama, berulang tujuh kali. Kalau ini wahyu dari Tuhan yang mahakuasa, keterbatasan kosakata seperti ini sulit dijelaskan. Bias geografis yang bertentangan dengan klaim universal: Semua kisah terpusat di Timur Tengah, dan Al-Quran sendiri mengakui diturunkan dalam "bahasa Arab yang jelas." Kenapa Tuhan yang universal memilih satu bahasa lokal untuk pesan yang diklaim untuk seluruh umat manusia? Defensivitas yang mengakui kegagalan pesan: "Mungkin kamu akan membunuh dirimu karena mereka tidak beriman" mencerminkan frustrasi, bukan keyakinan. "Setiap wahyu baru mereka berpaling" adalah pengakuan bahwa pesannya memang tidak meyakinkan — dan itu ditulis di dalam teks yang sama yang mengklaim dirinya sebagai wahyu ilahi. Kesimpulan: Asy-Syu'ara' adalah bukti bahwa "wahyu" ini sebenarnya kompilasi cerita rakyat dengan formula yang malas, ditutup dengan ironi terbesar: menyerang penyair padahal teksnya sendiri penuh imajinasi puitis yang tidak bisa diverifikasi. Ini bukan inspirasi ilahi — ini daur ulang konten dengan klaim supernatural.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ طسم ١
(26:1) Ṭā Sīn Mīm.
تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ ٢
(26:2) Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur`an) yang jelas.
لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ ٣
(26:3) Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekkah) tidak beriman.
إِنْ نَشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِمْ مِنَ السَّمَاءِ آيَةً فَظَلَّتْ أَعْنَاقُهُمْ لَهَا خَاضِعِينَ ٤
(26:4) Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya.
وَمَا يَأْتِيهِمْ مِنْ ذِكْرٍ مِنَ الرَّحْمَٰنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُوا عَنْهُ مُعْرِضِينَ ٥
(26:5) Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur`an yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya.
فَقَدْ كَذَّبُوا فَسَيَأْتِيهِمْ أَنْبَاءُ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ ٦
(26:6) Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur`an), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan.
أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى الْأَرْضِ كَمْ أَنْبَتْنَا فِيهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ ٧
(26:7) Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam (tumbuh-tumbuhan) yang baik?
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ٨
(26:8) Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ٩
(26:9) Dan sungguh, Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
وَإِذْ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰ أَنِ ائْتِ الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ ١٠
(26:10) Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), "Datangilah kaum yang zalim itu,
قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۚ أَلَا يَتَّقُونَ ١١
(26:11) (yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"
قَالَ رَبِّ إِنِّي أَخَافُ أَنْ يُكَذِّبُونِ ١٢
(26:12) Dia (Musa) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh, aku takut mereka akan mendustakan aku,
وَيَضِيقُ صَدْرِي وَلَا يَنْطَلِقُ لِسَانِي فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَارُونَ ١٣
(26:13) sehingga dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar maka utuslah Harun582) (bersamaku).
Catatan Depag
*582) Agar Harun diangkat menjadi rasul untuk membantunya.
وَلَهُمْ عَلَيَّ ذَنْبٌ فَأَخَافُ أَنْ يَقْتُلُونِ ١٤
(26:14) Sebab aku berdosa terhadap mereka,583) maka aku takut mereka akan membunuhku."
Catatan Depag
*583) Musa -'alaihissalām- mengatakan bahwa dia berdosa terhadap orang-orang Mesir adalah anggapan orang-orang Mesir. Karena sebenarnya Musa tidak berdosa, sebab dia membunuh orang Mesir itu tidak dengan sengaja. Selanjutnya lihat Al-Qaṣaṣ (28) : 15.
قَالَ كَلَّا ۖ فَاذْهَبَا بِآيَاتِنَا ۖ إِنَّا مَعَكُمْ مُسْتَمِعُونَ ١٥
(26:15) (Allah) berfirman, "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu)! Maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sungguh, Kami bersamamu mendengarkan (apa yang mereka katakan).
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَا إِنَّا رَسُولُ رَبِّ الْعَالَمِينَ ١٦
(26:16) Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakan, "Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam,
أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ ١٧
(26:17) lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami."
قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ ١٨
(26:18) Dia (Fir'aun) menjawab, "Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.584)
Catatan Depag
*584) Musa tinggal bersama Fir'aun sejak kecil, lebih kurang 18 tahun.
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ الَّتِي فَعَلْتَ وَأَنْتَ مِنَ الْكَافِرِينَ ١٩
(26:19) Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan585) dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih."
Catatan Depag
*585) Perbuatan Nabi Musa -'alaihissalām- membunuh orang Qibṭi. Lihat Al-Qaṣaṣ (28): 15.
قَالَ فَعَلْتُهَا إِذًا وَأَنَا مِنَ الضَّالِّينَ ٢٠
(26:20) Dia (Musa) berkata, "Aku telah melakukannya, dan ketika itu aku termasuk orang yang khilaf.
فَفَرَرْتُ مِنْكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِي رَبِّي حُكْمًا وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُرْسَلِينَ ٢١
(26:21) Lalu aku lari darimu karena aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku menganugerahkan ilmu kepadaku serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul.
وَتِلْكَ نِعْمَةٌ تَمُنُّهَا عَلَيَّ أَنْ عَبَّدْتَ بَنِي إِسْرَائِيلَ ٢٢
(26:22) Dan itulah kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, (sementara) itu engkau telah memperbudak Bani Israil."
قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ الْعَالَمِينَ ٢٣
(26:23) Fir'aun bertanya, "Siapa Tuhan seluruh alam itu?"
قَالَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِنْ كُنْتُمْ مُوقِنِينَ ٢٤
(26:24) Dia (Musa) menjawab, "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya (itulah Tuhanmu), jika kamu mempercayai-Nya."
قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُ أَلَا تَسْتَمِعُونَ ٢٥
(26:25) Dia (Fir'aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, "Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)?"
قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ ٢٦
(26:26) Dia (Musa) berkata, "(Dia) Tuhanmu dan dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu."
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ الَّذِي أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌ ٢٧
(26:27) Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, Rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila."
قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ ٢٨
(26:28) Dia (Musa) berkata, "(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti."
قَالَ لَئِنِ اتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِي لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ الْمَسْجُونِينَ ٢٩
(26:29) Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selain aku, pasti aku masukkan engkau ke dalam penjara."
قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَيْءٍ مُبِينٍ ٣٠
(26:30) Dia (Musa) berkata, "Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku tunjukkan kepadamu suatu (bukti) yang nyata?"
قَالَ فَأْتِ بِهِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ٣١
(26:31) Dia (Fir'aun) berkata, "Tunjukkan sesuatu (bukti yang nyata) itu, jika engkau termasuk orang yang benar!"
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُبِينٌ ٣٢
(26:32) Maka dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang nyata.
وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاءُ لِلنَّاظِرِينَ ٣٣
(26:33) Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya.
قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُ إِنَّ هَٰذَا لَسَاحِرٌ عَلِيمٌ ٣٤
(26:34) Dia (Fir'aun) berkata kepada para pemuka di sekelilingnya, "Sesungguhnya dia (Musa) ini pasti seorang penyihir yang pandai.
يُرِيدُ أَنْ يُخْرِجَكُمْ مِنْ أَرْضِكُمْ بِسِحْرِهِ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ ٣٥
(26:35) Dia hendak mengusir kamu dari negerimu dengan sihirnya; karena itu apakah yang kamu sarankan?"
قَالُوا أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَابْعَثْ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ ٣٦
(26:36) Mereka menjawab, "Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (penyihir),
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٍ ٣٧
(26:37) niscaya mereka akan mendatangkan semua penyihir yang pandai kepadamu.
فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيقَاتِ يَوْمٍ مَعْلُومٍ ٣٨
(26:38) Lalu dikumpulkanlah para penyihir pada waktu (yang ditetapkan) di hari yang telah ditentukan,
وَقِيلَ لِلنَّاسِ هَلْ أَنْتُمْ مُجْتَمِعُونَ ٣٩
(26:39) dan diumumkan kepada orang banyak, "Berkumpullah kamu semua,
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ السَّحَرَةَ إِنْ كَانُوا هُمُ الْغَالِبِينَ ٤٠
(26:40) agar kita mengikuti para penyihir itu, jika mereka yang menang."
فَلَمَّا جَاءَ السَّحَرَةُ قَالُوا لِفِرْعَوْنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِنْ كُنَّا نَحْنُ الْغَالِبِينَ ٤١
(26:41) Maka ketika para penyihir datang, mereka berkata kepada Fir'aun, "Apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan yang besar jika kami yang menang?"
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًا لَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ ٤٢
(26:42) Dia (Fir'aun) menjawab, "Ya, dan bahkan kamu pasti akan mendapat kedudukan yang dekat (dariku)."
قَالَ لَهُمْ مُوسَىٰ أَلْقُوا مَا أَنْتُمْ مُلْقُونَ ٤٣
(26:43) Dia (Musa) berkata kepada mereka, "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan."
فَأَلْقَوْا حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوا بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ الْغَالِبُونَ ٤٤
(26:44) Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, "Demi kemuliaan Fir'aun, pasti kamilah yang akan menang."
فَأَلْقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ ٤٥
(26:45) Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.586)
Catatan Depag
*586) Tali-temali dan tongkat-tongkat yang dilemparkan para penyihir itu yang terbayang seolah-olah menjadi ular, semuanya ditelan oleh tongkat Nabi Musa -'alaihissalām- yang benar-benar menjadi ular.
فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ ٤٦
(26:46) Maka menyungkurlah para penyihir itu, bersujud.
قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ ٤٧
(26:47) Mereka berkata, "Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam,
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَارُونَ ٤٨
(26:48) (yaitu) Tuhannya Musa dan Harun."
قَالَ آمَنْتُمْ لَهُ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّهُ لَكَبِيرُكُمُ الَّذِي عَلَّمَكُمُ السِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ مِنْ خِلَافٍ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ ٤٩
(26:49) Dia (Fir'aun) berkata, "Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang, dan sungguh akan aku menyalib kamu semuanya."
قَالُوا لَا ضَيْرَ ۖ إِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا مُنْقَلِبُونَ ٥٠
(26:50) Mereka berkata, "Tidak ada yang kami takutkan, karena kami akan kembali kepada Tuhan kami.
إِنَّا نَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَايَانَا أَنْ كُنَّا أَوَّلَ الْمُؤْمِنِينَ ٥١
(26:51) Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena menjadi orang yang pertama-tama beriman."
وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِي إِنَّكُمْ مُتَّبَعُونَ ٥٢
(26:52) Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, "Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar."
فَأَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ ٥٣
(26:53) Kemudian Fir'aun mengirimkan orang ke kota-kota untuk mengumpulkan (bala tentaranya).
إِنَّ هَٰؤُلَاءِ لَشِرْذِمَةٌ قَلِيلُونَ ٥٤
(26:54) (Fir'aun berkata), "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanya sekelompok kecil,
وَإِنَّهُمْ لَنَا لَغَائِظُونَ ٥٥
(26:55) dan sesungguhnya mereka telah berbuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَاذِرُونَ ٥٦
(26:56) dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada."
فَأَخْرَجْنَاهُمْ مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ٥٧
(26:57) Kemudian, Kami keluarkan mereka (Fir'aun dan kaumnya) dari taman-taman dan mata air,
وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ ٥٨
(26:58) dan (dari) harta kekayaan dan kedudukan yang mulia,587)
Catatan Depag
*587) Dengan pengejaran Fir'aun dan kaumnya untuk menyusul Nabi Musa -'alaihissalām- dan Bani Israil, maka mereka telah keluar dari negeri mereka, meninggalkan kerajaan, kebesaran, kemewahan dan sebagainya.
كَذَٰلِكَ وَأَوْرَثْنَاهَا بَنِي إِسْرَائِيلَ ٥٩
(26:59) Demikianlah, dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.588)
Catatan Depag
*588) Allah akan memberikan kepada Bani Israil kerajaan yang kuat, kerasulan dan sebagainya.
فَأَتْبَعُوهُمْ مُشْرِقِينَ ٦٠
(26:60) Lalu (Fir'aun dan bala tentaranya) dapat menyusul mereka pada waktu matahari terbit.
فَلَمَّا تَرَاءَى الْجَمْعَانِ قَالَ أَصْحَابُ مُوسَىٰ إِنَّا لَمُدْرَكُونَ ٦١
(26:61) Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Kita benar-benar akan tersusul."
قَالَ كَلَّا ۖ إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ ٦٢
(26:62) Dia (Musa) menjawab, "Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku."
فَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنِ اضْرِبْ بِعَصَاكَ الْبَحْرَ ۖ فَانْفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيمِ ٦٣
(26:63) Lalu Kami wahyukan kepada Musa, "Pukullah laut itu dengan tongkatmu." Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.
وَأَزْلَفْنَا ثَمَّ الْآخَرِينَ ٦٤
(26:64) Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.589)
Catatan Depag
*589) Yang dimaksud “golongan yang lain” ialah Fir'aun dan kaumnya. Maksud ayat ini ialah di bagian laut yang terbelah itu Allah mendekatkan antara Fir'aun dan kaumnya dengan Nabi Musa -'alaihissalām- dan Bani Israil.
وَأَنْجَيْنَا مُوسَىٰ وَمَنْ مَعَهُ أَجْمَعِينَ ٦٥
(26:65) Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya.
ثُمَّ أَغْرَقْنَا الْآخَرِينَ ٦٦
(26:66) Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ٦٧
(26:67) Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ٦٨
(26:68) Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَاهِيمَ ٦٩
(26:69) Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا تَعْبُدُونَ ٧٠
(26:70) Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah?"
قَالُوا نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَاكِفِينَ ٧١
(26:71) Mereka menjawab, "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya."
قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ ٧٢
(26:72) Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?
أَوْ يَنْفَعُونَكُمْ أَوْ يَضُرُّونَ ٧٣
(26:73) Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?"
قَالُوا بَلْ وَجَدْنَا آبَاءَنَا كَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ ٧٤
(26:74) Mereka menjawab, "Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu."
قَالَ أَفَرَأَيْتُمْ مَا كُنْتُمْ تَعْبُدُونَ ٧٥
(26:75) Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah,
أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمُ الْأَقْدَمُونَ ٧٦
(26:76) kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?
فَإِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِي إِلَّا رَبَّ الْعَالَمِينَ ٧٧
(26:77) Sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,
الَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهْدِينِ ٧٨
(26:78) (yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,
وَالَّذِي هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ ٧٩
(26:79) dan Yang memberi makan dan minum kepadaku,
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ ٨٠
(26:80) dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,
وَالَّذِي يُمِيتُنِي ثُمَّ يُحْيِينِ ٨١
(26:81) dan Yang akan mematikanku, kemudian akan menghidupkanku (kembali),
وَالَّذِي أَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ ٨٢
(26:82) dan Yang sangat ku inginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat."
رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ ٨٣
(26:83) (Ibrahim berdoa), "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ ٨٤
(26:84) dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ ٨٥
(26:85) dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan,
وَاغْفِرْ لِأَبِي إِنَّهُ كَانَ مِنَ الضَّالِّينَ ٨٦
(26:86) dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat,
وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ ٨٧
(26:87) dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ ٨٨
(26:88) (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,
إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ ٨٩
(26:89) kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ ٩٠
(26:90) dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa,
وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ ٩١
(26:91) dan neraka Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat,"
وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْبُدُونَ ٩٢
(26:92) dan dikatakan kepada mereka, "Di mana berhala-berhala yang dahulu kamu sembah,
مِنْ دُونِ اللَّهِ هَلْ يَنْصُرُونَكُمْ أَوْ يَنْتَصِرُونَ ٩٣
(26:93) selain Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
فَكُبْكِبُوا فِيهَا هُمْ وَالْغَاوُونَ ٩٤
(26:94) Maka mereka (sesembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat,
وَجُنُودُ إِبْلِيسَ أَجْمَعُونَ ٩٥
(26:95) dan bala tentara Iblis semuanya.
قَالُوا وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ ٩٦
(26:96) Mereka berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),
تَاللَّهِ إِنْ كُنَّا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ ٩٧
(26:97) "Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
إِذْ نُسَوِّيكُمْ بِرَبِّ الْعَالَمِينَ ٩٨
(26:98) karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam.
وَمَا أَضَلَّنَا إِلَّا الْمُجْرِمُونَ ٩٩
(26:99) Dan tidak ada yang menyesatkan kita kecuali orang-orang yang berdosa.
فَمَا لَنَا مِنْ شَافِعِينَ ١٠٠
(26:100) Maka (sekarang) kita tidak mempunyai seorang pun pemberi syafaat (penolong),
وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٍ ١٠١
(26:101) dan tidak pula mempunyai teman yang akrab.
فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ١٠٢
(26:102) Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman."
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ١٠٣
(26:103) Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ١٠٤
(26:104) Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Mahaperkasa, Maha Penyayang.
كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ ١٠٥
(26:105) Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ ١٠٦
(26:106) Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ١٠٧
(26:107) Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ١٠٨
(26:108) maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ١٠٩
(26:109) Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam,
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ١١٠
(26:110) maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku."
قَالُوا أَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْأَرْذَلُونَ ١١١
(26:111) Mereka berkata, "Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?"
قَالَ وَمَا عِلْمِي بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ١١٢
(26:112) Dia (Nuh) menjawab, "Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan.
إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّي ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ ١١٣
(26:113) Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari.
وَمَا أَنَا بِطَارِدِ الْمُؤْمِنِينَ ١١٤
(26:114) Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ مُبِينٌ ١١٥
(26:115) Aku (ini) hanyalah pemberi peringatan yang jelas."
قَالُوا لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ يَا نُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمَرْجُومِينَ ١١٦
(26:116) Mereka berkata, "Wahai Nuh! Sungguh, jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati)."
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِي كَذَّبُونِ ١١٧
(26:117) Dia (Nuh) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakan aku;
فَافْتَحْ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِي وَمَنْ مَعِيَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ١١٨
(26:118) maka berilah keputusan antara aku dengan mereka, dan selamatkanlah aku dan mereka yang beriman bersamaku."
فَأَنْجَيْنَاهُ وَمَنْ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ ١١٩
(26:119) Kemudian Kami menyelamatkan Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِينَ ١٢٠
(26:120) Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ١٢١
(26:121) Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ١٢٢
(26:122) Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha penyayang.
كَذَّبَتْ عَادٌ الْمُرْسَلِينَ ١٢٣
(26:123) (Kaum) 'Ād telah mendustakan para rasul.
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ ١٢٤
(26:124) Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ١٢٥
(26:125) Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ١٢٦
(26:126) maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ١٢٧
(26:127) Dan aku tidak minta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ آيَةً تَعْبَثُونَ ١٢٨
(26:128) Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati,
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ ١٢٩
(26:129) dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?
وَإِذَا بَطَشْتُمْ بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ ١٣٠
(26:130) Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis.
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ١٣١
(26:131) Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,
وَاتَّقُوا الَّذِي أَمَدَّكُمْ بِمَا تَعْلَمُونَ ١٣٢
(26:132) dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
أَمَدَّكُمْ بِأَنْعَامٍ وَبَنِينَ ١٣٣
(26:133) Dia (Allah) telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak,
وَجَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ١٣٤
(26:134) dan kebun-kebun, dan mata air,
إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ١٣٥
(26:135) sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar."
قَالُوا سَوَاءٌ عَلَيْنَا أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُنْ مِنَ الْوَاعِظِينَ ١٣٦
(26:136) Mereka menjawab, "Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,
إِنْ هَٰذَا إِلَّا خُلُقُ الْأَوَّلِينَ ١٣٧
(26:137) (agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ ١٣٨
(26:138) dan kami (sama sekali) tidak akan di azab."
فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَاهُمْ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ١٣٩
(26:139) Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ١٤٠
(26:140) Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
كَذَّبَتْ ثَمُودُ الْمُرْسَلِينَ ١٤١
(26:141) Kaum Samud telah mendustakan para rasul.
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَالِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ ١٤٢
(26:142) Ketika saudara mereka Saleh berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ١٤٣
(26:143) Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ١٤٤
(26:144) maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ١٤٥
(26:145) Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan ini, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
أَتُتْرَكُونَ فِي مَا هَاهُنَا آمِنِينَ ١٤٦
(26:146) Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,
فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ١٤٧
(26:147) di dalam kebun-kebun dan mata air,
وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ ١٤٨
(26:148) dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.
وَتَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا فَارِهِينَ ١٤٩
(26:149) Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah;
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ١٥٠
(26:150) maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
وَلَا تُطِيعُوا أَمْرَ الْمُسْرِفِينَ ١٥١
(26:151) dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,
الَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ ١٥٢
(26:152) yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan."
قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ ١٥٣
(26:153) Mereka berkata, "Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir;
مَا أَنْتَ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا فَأْتِ بِآيَةٍ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ١٥٤
(26:154) engkau hanyalah manusia seperti kami; maka datangkanlah suatu mukjizat jika engkau termasuk orang yang benar."
قَالَ هَٰذِهِ نَاقَةٌ لَهَا شِرْبٌ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَعْلُومٍ ١٥٥
(26:155) Dia (Saleh) menjawab, "Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan.
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍ ١٥٦
(26:156) Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan jahat, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat."
فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُوا نَادِمِينَ ١٥٧
(26:157) Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal,
فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ١٥٨
(26:158) maka mereka ditimpa azab. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ١٥٩
(26:159) Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ الْمُرْسَلِينَ ١٦٠
(26:160) Kaum Luṭ telah mendustakan para rasul,
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ ١٦١
(26:161) ketika saudara mereka Luṭ berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?"
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ١٦٢
(26:162) Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ١٦٣
(26:163) maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ١٦٤
(26:164) Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ ١٦٥
(26:165) Mengapa kamu mendatangi kaum laki-laki dari manusia (berbuat homoseks),
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ ١٦٦
(26:166) dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu (memang) orang-orang yang melampaui batas."
قَالُوا لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ يَا لُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِينَ ١٦٧
(26:167) Mereka menjawab, "Wahai Luṭ! Jika engkau tidak berhenti, tentu engkau termasuk orang-orang yang terusir."
قَالَ إِنِّي لِعَمَلِكُمْ مِنَ الْقَالِينَ ١٦٨
(26:168) Dia (Luṭ) berkata, "Aku sungguh benci kepada perbuatanmu."
رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ ١٦٩
(26:169) (Luṭ berdoa), "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan."
فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ ١٧٠
(26:170) Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua,
إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ ١٧١
(26:171) kecuali seorang perempuan tua (istrinya), yang termasuk dalam golongan yang ditinggal.
ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ ١٧٢
(26:172) Kemudian Kami binasakan yang lain.
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَسَاءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِينَ ١٧٣
(26:173) Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ١٧٤
(26:174) Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ١٧٥
(26:175) Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
كَذَّبَ أَصْحَابُ الْأَيْكَةِ الْمُرْسَلِينَ ١٧٦
(26:176) Penduduk Aikah590) telah mendustakan para rasul;
Catatan Depag
*590) Mereka adalah penduduk Madyan, yaitu kaum Nabi Syu'aib -'alaihissalām-.
إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ ١٧٧
(26:177) Ketika Syu'aib berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ١٧٨
(26:178) Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ١٧٩
(26:179) maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ١٨٠
(26:180) dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ ١٨١
(26:181) Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu merugikan orang lain;
وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ ١٨٢
(26:182) dan timbanglah dengan timbangan yang benar.
وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ ١٨٣
(26:183) Dan janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi;
وَاتَّقُوا الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْأَوَّلِينَ ١٨٤
(26:184) dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu."
قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ ١٨٥
(26:185) Mereka berkata, "Engkau tidak lain hanyalah orang-orang yang kena sihir,
وَمَا أَنْتَ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَإِنْ نَظُنُّكَ لَمِنَ الْكَاذِبِينَ ١٨٦
(26:186) dan engkau hanyalah manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin engkau termasuk orang-orang yang berdusta.
فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِنَ السَّمَاءِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ١٨٧
(26:187) Maka jatuhkanlah kepada kami gumpalan dari langit, jika engkau termasuk orang-orang yang benar."
قَالَ رَبِّي أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ ١٨٨
(26:188) Dia (Syu'aib) berkata, "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan."
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ١٨٩
(26:189) Kemudian mereka mendustakannya (Syu'aib), lalu mereka ditimpa azab pada hari yang gelap. Sungguh, itulah azab pada hari yang dahsyat.
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ١٩٠
(26:190) Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ١٩١
(26:191) Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ ١٩٢
(26:192) Dan sungguh, (Al-Qur`an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,
نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ ١٩٣
(26:193) Yang dibawa turun oleh Ar-Rūḥ Al-Amīn (Jibril),
عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ ١٩٤
(26:194) ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,
بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ ١٩٥
(26:195) dengan bahasa Arab yang jelas.
وَإِنَّهُ لَفِي زُبُرِ الْأَوَّلِينَ ١٩٦
(26:196) Dan sungguh, (Al-Qur`an) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu.
أَوَلَمْ يَكُنْ لَهُمْ آيَةً أَنْ يَعْلَمَهُ عُلَمَاءُ بَنِي إِسْرَائِيلَ ١٩٧
(26:197) Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?
وَلَوْ نَزَّلْنَاهُ عَلَىٰ بَعْضِ الْأَعْجَمِينَ ١٩٨
(26:198) Dan seandainya (Al-Qur`an) itu Kami turunkan kepada sebagian dari golongan bukan Arab,
فَقَرَأَهُ عَلَيْهِمْ مَا كَانُوا بِهِ مُؤْمِنِينَ ١٩٩
(26:199) lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
كَذَٰلِكَ سَلَكْنَاهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ ٢٠٠
(26:200) Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati orang-orang yang berdosa,
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ ٢٠١
(26:201) mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih.
فَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ ٢٠٢
(26:202) Maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya.
فَيَقُولُوا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُونَ ٢٠٣
(26:203) l Lalu mereka berkata, "Apakah kami diberi penangguhan waktu?"
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ ٢٠٤
(26:204) Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?
أَفَرَأَيْتَ إِنْ مَتَّعْنَاهُمْ سِنِينَ ٢٠٥
(26:205) Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun,
ثُمَّ جَاءَهُمْ مَا كَانُوا يُوعَدُونَ ٢٠٦
(26:206) kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka,
مَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يُمَتَّعُونَ ٢٠٧
(26:207) niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka rasakan.
وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنْذِرُونَ ٢٠٨
(26:208) Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya;
ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَالِمِينَ ٢٠٩
(26:209) untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zalim.
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ ٢١٠
(26:210) Dan (Al-Qur`an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan.
وَمَا يَنْبَغِي لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ ٢١١
(26:211) Dan tidaklah pantas bagi mereka (Al-Qur`an itu), dan mereka pun tidak akan sanggup.
إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ ٢١٢
(26:212) Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka dijauhkan.
فَلَا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ ٢١٣
(26:213) Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang di azab.
وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ ٢١٤
(26:214) Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat,
وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ٢١٥
(26:215) dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.
فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ ٢١٦
(26:216) Kemudian jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan."
وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ ٢١٧
(26:217) Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha penyayang,
الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ ٢١٨
(26:218) Yang melihat engkau ketika engkau berdiri (untuk salat),
وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ ٢١٩
(26:219) dan (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.
إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ٢٢٠
(26:220) Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ ٢٢١
(26:221) Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?
تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ ٢٢٢
(26:222) Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa,
يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ ٢٢٣
(26:223) mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta.
وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ ٢٢٤
(26:224) Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ ٢٢٥
(26:225) Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah,591)
Catatan Depag
*591) Yang dimaksud dengan ayat ini ialah bahwa sebagian penyair itu suka mempermainkan kata-kata, tidak mempunyai tujuan yang baik, dan tidak mempunyai pendirian.
وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ ٢٢٦
(26:226) dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَذَكَرُوا اللَّهَ كَثِيرًا وَانْتَصَرُوا مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا ۗ وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ ٢٢٧
(26:227) kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.