Asy-Syu'ara' (Para Penyair) Ayat 76

Bacaan

TopikKisah Ibrahim dan Kaumnya (Ayat 69-104)

أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمُ الْأَقْدَمُونَ

(26:76) kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?

Cacat Logika

Argumentum ad antiquitatem — 'kamu dan nenek moyangmu yang dahulu' digunakan untuk membingkai tradisi sebagai kesalahan.

Moral

(26:74-76): Ibrahim mengkonfrontasi praktik keagamaan leluhur kaumnya dengan meremehkan tradisi turun-temurun mereka. Narasi ini melegitimasi penolakan radikal terhadap tradisi komunal tanpa proses deliberasi — teladan yang dapat dijustifikasi untuk memutus ikatan sosial-budaya komunitas atas nama keyakinan baru.