Asy-Syu'ara' (Para Penyair) Ayat 74

Bacaan

TopikKisah Ibrahim dan Kaumnya (Ayat 69-104)

قَالُوا بَلْ وَجَدْنَا آبَاءَنَا كَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ

(26:74) Mereka menjawab, "Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu."

Kritik

Appeal to tradition (argumentum ad antiquitatem): ibadah nenek moyang dijadikan justifikasi teologis tanpa argumen substantif.

Cacat Logika

Appeal to tradition (Argumentum ad antiquitatem) - Ketika ditanya apakah berhala bisa mendengar atau memberi manfaat, kaum Ibrahim menjustifikasi penyembahan mereka murni dengan alasan: "kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu". Sebuah penolakan atas nalar kritis demi mempertahankan tradisi.

Kontradiksi

Kontra S2:170 dan S43:22 tentang tradisi leluhur: S26:74 menggambarkan kaum Ibrahim berargumen "kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian." S2:170 dan S43:22 menggunakan argumen identik. Formula penolakan berbasis tradisi leluhur muncul berulang tanpa diferensiasi historis.