Bacaan
TopikKisah Musa dan Fir'aun (Ayat 10-68)
فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيقَاتِ يَوْمٍ مَعْلُومٍ
Lalu dikumpulkanlah para penyihir pada waktu (yang ditetapkan) di hari yang telah ditentukan,
Moral Concern
(26:38-51): Kompetisi sihir vs mukjizat dipresentasikan sebagai metode pembuktian kebenaran — epistemologi berbasis pertunjukan supranatural, bukan verifikasi rasional.
Contradiction
Ayat 38 menyebut penyihir dikumpulkan 'pada waktu yang ditetapkan di hari yang ditentukan' (yawmul ziynah). Q20:59 menggunakan redaksi serupa. Namun Q7:116 menceritakan penyihir melempar duluan dan menyihir mata orang banyak, sementara Q26:45 langsung menceritakan tongkat Musa menelan semua benda palsu. Detail urutan kompetisi sihir berbeda antara Q7, Q20, dan Q26.

