Asy-Syu'ara' (Para Penyair) Ayat 148

Bacaan

TopikKisah Nabi Saleh dan Kaum Tsamud (Ayat 141-159)

وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ

(26:148) dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.

Cacat Logika

Non sequitur (lanjutan) — daftar materi berlanjut tanpa argumen.

Kontradiksi

Kontra S26:146-148 tentang kemakmuran kaum Tsamud: S26:148 menyebut kebun, pohon kurma dengan "buah yang lebat" sebagai nikmat. Gambaran kemakmuran kaum yang dihancurkan ini mengandung ironi: nikmat yang diberikan Allah kepada kaum yang sama yang kemudian dihancurkan-Nya.