(26:176-190) Kritik sastra oleh John Wansbrough membandingkan kisah Nabi Syu'aib di sini dengan versi pada Surat 7 dan 11. Wansbrough menemukan bahwa kisah di Surat 26 ini terpotong atau tidak utuh. Fakta perbedaan narasi dan ketidakutuhan cerita antarsurat ini digunakan Wansbrough sebagai argumen bahwa Al-Qur'an meminjam dan menambal-sulam tradisi Yahudi-Kristen secara berevolusi. (Tidak dicantumkan)