Asy-Syu'ara' (Para Penyair) Ayat 18

Bacaan

TopikKisah Musa dan Fir'aun (Ayat 10-68)

قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ

(26:18) Dia (Fir'aun) menjawab, "Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.584)

Catatan Depag

*584) Musa tinggal bersama Fir'aun sejak kecil, lebih kurang 18 tahun.

Kritik

Tu quoque terhadap Musa: Firaun menyerang karakter pribadi alih-alih membantah argumen; taktik ad hominem klasik.

Cacat Logika

Ad hominem (Tu Quoque) - Fir'aun menyerang rekam jejak pribadi Musa di masa lalu (sebagai pelaku pembunuhan dan orang yang tidak tahu terima kasih) untuk mendiskreditkan klaim kenabiannya, alih-alih mendebat substansi risalahnya.

Kontradiksi

(26:18-22): Dialog Firaun-Musa di S26 berbeda nada dan urutan dengan S20:49-73 dan S7:104-122 — inkonsistensi narasi lintas surah.