Bacaan
TopikTentang Al-Qur'an dan Tugas Nabi Muhammad (Ayat 192-220)
وَإِنَّهُ لَفِي زُبُرِ الْأَوَّلِينَ
Dan sungguh, (Al-Qur`an) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu.
Logical Fallacy
Appeal to authority (Argumentum ad verecundiam) - Mengklaim validitas Al-Quran murni karena disebut "dalam kitab-kitab orang terdahulu" dan menyandarkan kebenarannya pada fakta bahwa "para ulama Bani Israil mengetahuinya". Ini menggantungkan kebenaran pada klaim otoritas pihak lain, bukan pada pembuktian mandiri.
Contradiction
Ayat 196 mengklaim Al-Quran 'disebut dalam kitab-kitab orang terdahulu' (Taurat dan Injil). Namun tidak ada ayat dalam Taurat atau Injil yang secara eksplisit menyebut Al-Quran atau Muhammad dengan nama. Klaim ini tidak dapat diverifikasi dari teks Alkitab yang ada. Kontradiksi dengan sejarah teks: manuskrip Taurat dan Injil yang ada sebelum abad ke-7 M tidak memuat referensi ke Al-Quran.

