Qurai

Surat 37

As-Saffat

الصّٰۤفّٰت

Barisan-Barisan, terdiri dari 182 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-56 setelah Al-An'am sebelum Luqman.

As-Saffat menceritakan neraka, lalu para nabi, lalu neraka lagi. Bagian yang paling terperinci selalu bagian siksanya. Pohon zaqqum (ayat 62 sampai 68): Buahnya seperti kepala setan, dimakan sampai memenuhi perut, lalu disusul minuman dari air mendidih. Perinciannya jauh melebihi perincian mana pun tentang perbuatan yang membawa orang sampai ke sana. Ibrahim membaringkan anaknya (ayat 100 sampai 111): Ibrahim bermimpi menyembelih anaknya, memberitahukannya kepada anak itu, lalu membaringkannya. Peristiwa itu disebut ujian yang nyata, dan Ibrahim dipuji karena bersedia melakukannya. Nama anaknya tidak disebut, dan para sahabat senior sendiri tidak sepakat siapa dia. Malaikat yang berbaris (ayat 1 sampai 3): Surat ini dibuka dengan sumpah demi yang berbaris rapat, yang menghardik dengan keras, dan yang membacakan peringatan. Susunannya susunan pasukan. Anak perempuan untuk Allah (ayat 149 sampai 153): Ayat 149 sampai 153 mengecam orang yang menganggap Allah punya anak perempuan, dengan pertanyaan: apakah Tuhan memilih anak perempuan sementara mereka memilih anak laki-laki? Bantahannya berdiri di atas anggapan yang sedang dipakai bersama, bahwa anak perempuan pilihan yang lebih rendah. Langit yang dijaga dari setan pencuri dengar (ayat 6 sampai 10): Bintang dipakai untuk melempar setan yang mencuri dengar di langit. Yang terlihat sebagai bintang jatuh adalah batu kecil yang terbakar di atmosfer, sementara bintang sendiri benda raksasa yang jaraknya bertahun cahaya. Hubungan kerabat antara Allah dan jin (ayat 158): Ayat 158 mengutip orang yang mengadakan hubungan nasab antara Allah dan jin, lalu membantahnya. Bantahan itu perlu ada justru karena anggapan seperti itu memang beredar di kalangan pendengarnya. Bagian surat ini yang paling panjang dan paling terperinci adalah bagian yang paling tidak bisa diperiksa siapa pun.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (182 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-5 : Sumpah dan Keesaan Allah (Ayat 1-5)
6-10 : Penjagaan Langit dan Hukuman bagi Setan (Ayat 6-10)
11-19 : Pengingkaran Orang Kafir terhadap Kebangkitan (Ayat 11-19)
20-39 : Hari Pembalasan (Ayat 20-39)
40-49 : Kemuliaan bagi Hamba Allah yang Terpilih (Ayat 40-49)
50-61 : Dialog Penghuni Surga (Ayat 50-61)
62-74 : Pohon Zaqqum dan Azab Neraka (Ayat 62-74)
75-82 : Kisah Nabi Nuh (Ayat 75-82)
83-113 : Kisah Nabi Ibrahim (Ayat 83-113)

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ ١٠٢

(37:102) Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka bagaimanakah pendapatmu?" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insyā Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar."

وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ ١٠٧

(37:107) Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.734

Catatan Depag

*734) Setelah nyata kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail -'alaihimassalām- maka Allah melarang menyembelih Nabi Ismail -'alaihissalām- untuk meneruskan kurban, Allah menggantinya dengan seekor sembelihan (kambing). Peristiwa ini menjadi dasar disyariatkannya kurban yang dilakukan pada Hari Raya Haji.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

114-122 : Kisah Nabi Musa dan Harun (Ayat 114-122)
123-132 : Kisah Nabi Ilyas (Ayat 123-132)
133-138 : Kisah Nabi Luth (Ayat 133-138)
139-148 : Kisah Nabi Yunus (Ayat 139-148)

فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ ١٤١

(37:141) kemudian dia ikut diundi,738 ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).

Catatan Depag

*738) Undian diadakan karena muatan kapal sangat penuh. Kalau tidak dikurangi mungkin akan tenggelam. Oleh sebab itu diadakan undian. Siapa yang kalah dalam undian itu dilemparkan ke laut. Nabi Yunus -'alaihissalām- termasuk orang-orang yang kalah dalam undian tersebut sehingga dia dilemparkan ke laut.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

149-157 : Bantahan tentang Anak Perempuan Allah (Ayat 149-157)
158-163 : Hubungan Palsu antara Allah dan Jin (Ayat 158-163)
164-166 : Pernyataan Malaikat (Ayat 164-166)
167-170 : Sikap Orang Kafir terhadap Al-Quran (Ayat 167-170)
171-179 : Kemenangan bagi Para Rasul dan Tentara Allah (Ayat 171-179)

فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ ١٧٧

(37:177) Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan.744

Catatan Depag

*744) Bukan waktu pagi tetapi sembarang waktu di mana orang-orang yang menyerang itu melakukan serangannya sebelum waktu subuh; maka orang-orang yang kalah, menderita kekalahannya pada waktu pagi.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

180-182 : Penutup Surat (Ayat 180-182)