Ayat 1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ وَالصَّافَّاتِ صَفًّا
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,


Surat 37
الصّٰۤفّٰت
Barisan-Barisan, terdiri dari 182 ayat dan turun di Makkah.
Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-56 setelah Al-An'am sebelum Luqman.
Surat ini menampilkan obsesi terhadap penyiksaan dan kekerasan yang sulit diabaikan. Kalau dilihat secara kritis, ada beberapa masalah besar: Deskripsi siksaan yang sangat detail: Pohon zaqqum dengan buah berbentuk kepala setan, orang kafir dipaksa makan lalu minum air mendidih, para penghuni neraka yang saling menyalahkan sambil disiksa. Tingkat detail ini bukan peringatan — ini kenikmatan dalam mendeskripsikan penderitaan. Percobaan pembunuhan anak dipuji sebagai keimanan: Ibrahim bermimpi diperintahkan menyembelih anaknya, lalu hampir melakukannya, dan ini dipuji sebagai "ujian yang nyata" dan bukti keimanan tertinggi. Dalam standar moral modern, orang tua yang hampir membunuh anaknya karena mendengar suara dalam mimpi adalah kasus kesehatan mental, bukan teladan spiritual. Malaikat yang diorganisasi seperti militer: Malaikat digambarkan berbaris, mengusir dengan keras, dan bersiap untuk perang. Ini bukan gambaran makhluk spiritual — ini proyeksi organisasi militer manusia ke ranah kosmis. Daur ulang cerita yang sudah terlalu familiar: Nuh, Musa, Harun, Ilyas — semua mengikuti template yang identik. Utusan datang, ditolak, kaum binasa. Tidak ada variasi, tidak ada kedalaman baru. Misogini yang dikemas sebagai argumen teologis: Orang yang percaya Allah memiliki anak perempuan diejek dengan logika "anak laki untuk kalian, anak perempuan untuk Allah?" Argumen ini secara implisit mengakui bahwa anak perempuan adalah pilihan yang lebih rendah. Ini bukan teologi — ini bias gender yang disakralkan. Mitologi yang tidak konsisten: Langit dijaga ketat dari setan yang mencuri dengar, tapi di tempat lain disebutkan ada hubungan kekeluargaan antara Allah dan jin. Kedua klaim ini tidak bisa berdiri bersamaan dalam sistem yang koheren. Kesimpulan: As-Saffat adalah teks yang merayakan penyiksaan dengan detail, menjadikan percobaan pembunuhan anak sebagai standar keimanan, dan membangun argumen teologis di atas asumsi bahwa perempuan lebih rendah dari laki-laki. Ini bukan wahyu dari Tuhan yang maha penyayang — ini cerminan nilai-nilai masyarakat Arab abad ke-7 yang paling bermasalah.
Ayat 1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ وَالصَّافَّاتِ صَفًّا
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,
Ayat 2
فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,
Ayat 3
فَالتَّالِيَاتِ ذِكْرًا
demi (rombongan) yang membacakan peringatan,
Ayat 4
إِنَّ إِلَٰهَكُمْ لَوَاحِدٌ
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.
Ayat 5
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِ
Tuhan langit dan bumi serta apa yang berada di antara keduanya, dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
Ayat 11
فَاسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمْ مَنْ خَلَقْنَا ۚ إِنَّا خَلَقْنَاهُمْ مِنْ طِينٍ لَازِبٍ
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah), "Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa726) yang telah Kami ciptakan?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
Catatan Depag
*726) Malaikat, langit, bumi dan lain-lain.
Ayat 12
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ
Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).
Ayat 20
وَقَالُوا يَا وَيْلَنَا هَٰذَا يَوْمُ الدِّينِ
Dan mereka berkata, "Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu."
Ayat 21
هَٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ
Inilah hari keputusan727) yang dahulu kamu dustakan.
Catatan Depag
*727) Hari ketika Allah memberi keputusan dan balasan kepada hamba-hamba-Nya.
Ayat 50
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ
Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.
Ayat 51
قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٌ
Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman,
Ayat 52
يَقُولُ أَإِنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِينَ
Ayat 158
وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ
Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka).
Ayat 159
سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ
Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
Ayat 160
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ
Ayat 9
دُحُورًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ
untuk mengusir mereka, dan mereka akan mendapat azab yang kekal,
Ayat 13
وَإِذَا ذُكِّرُوا لَا يَذْكُرُونَ
Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.
Ayat 22
Ayat 26
بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ
Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah).
Ayat 38
إِنَّكُمْ لَذَائِقُو الْعَذَابِ الْأَلِيمِ
Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
(yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan,
Ayat 46
بَيْضَاءَ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ
(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
yang berkata, "Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
Ayat 56
قَالَ تَاللَّهِ إِنْ كِدْتَ لَتُرْدِينِ
Dia berkata, "Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku,
Ayat 68
ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى الْجَحِيمِ
Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim.
Ayat 70
فَهُمْ عَلَىٰ آثَارِهِمْ يُهْرَعُونَ
lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.
Ayat 77
Ayat 79
سَلَامٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ
"Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam."
(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,730)
Catatan Depag
*730) Mengikhlaskan hatinya kepada Allah dengan sepenuhnya.
Ayat 100
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang saleh."
Ayat 106
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
Ayat 116
Ayat 117
وَآتَيْنَاهُمَا الْكِتَابَ الْمُسْتَبِينَ
Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas.
Ayat 122
إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ
Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ الْخَالِقِينَ
Patutkah kamu menyembah Ba'l 735) dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik Pencipta,
Catatan Depag
*735) Ba'l adalah nama salah satu berhala dari orang Phunicia.
(ingatlah) ketika dia lari,737) ke kapal yang penuh muatan,
Catatan Depag
*737) Pergi meninggalkan kewajiban.
kecuali hamba-hamba Allah741) yang disucikan (dari dosa).
Catatan Depag
*741) Golongan jin yang beriman.
وَإِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُونَ
Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).
لَكُنَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ
tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa)."
Ayat 179
وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ
Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.