Bacaan
TopikHari Pembalasan (Ayat 20-39)
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ ۖ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طَاغِينَ
sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas.
Kritik
Ayat 30 dan 56 (Kekacauan Urutan dan Makna Terbalik): Penempatan ayat 30 salah karena ia merusak dialog antara penyesat dan yang disesatkan, dan seharusnya diletakkan setelah ayat 31 Sementara di ayat 56, terdapat pertanyaaan 'a fa-ma nahnu bi-mayyitina yang memunculkan countersense (makna terbalik/kontradiktif). Orang beriman malah seolah bertanya "Apakah kita tidak akan mati?". Teks aslinya seharusnya tidak memiliki sisipan 'a fa, persis seperti di Surah 44:56
Logical Fallacy
Special pleading — 'kami tidak punya kekuasaan atasmu' digunakan setan sebagai pembelaan; tapi kekuasaan untuk menyesatkan diakui di tempat lain.

