Ayat 1–3 menggunakan sumpah 'demi rombongan yang berbaris bersaf-saf, yang mencegah dengan sungguh-sungguh, yang membacakan peringatan' — merujuk malaikat. Eksistensi malaikat sebagai entitas supranatural tidak dapat diverifikasi secara empiris. Penggunaan sumpah atas entitas yang tidak dapat diobservasi sebagai fondasi argumen kosmologi merupakan circular reasoning.