Bacaan
TopikKisah Nabi Musa dan Harun (Ayat 114-122)
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِي الْآخِرِينَ
Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
Kritik
Ayat 76, 108, 119, 129 (Bukti Fatal Kesalahan Visual Juru Tulis): Terdapat pengulangan frasa yang sama: wa-tarakna 'alayhi fi l-'akhirina ("Dan Kami tinggalkan untuknya pada generasi kemudian"). Pakar bahasa menegaskan bahwa penggunaan kata kerja taraka tanpa adanya objek menabrak seluruh aturan tata bahasa Arab standar dan juga tata bahasa Al-Qur'an sendiri Investigasi filologi mengungkapkan bahwa teks aslinya adalah wa-barakna 'alayhi ("Dan Kami berkahi dia/keturunannya"), mengambil langsung dari frasa Yahudi/Alkitab (Kejadian 22:18). Karena tulisan Hijazi kuno tidak memiliki titik, bentuk huruf 'Ba' tersalin keliru menjadi 'Ta' (taraka) oleh penyalin generasi kemudian
Logical Fallacy
Thought-terminating cliché — salam kepada Musa dan Harun menutup narasi.

