Qurai

Surat 21

Al-Anbiya'

الأنبياۤء

Para Nabi, terdiri dari 112 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-73 setelah Ibrahim sebelum Al-Mu'minun.

Al-Anbiya merangkum belasan nabi dalam satu surat, dari Ibrahim sampai Yunus, hampir semuanya dengan alur yang sama. Langit yang digulung seperti lembaran (ayat 104): Ayat 104 menggambarkan langit digulung seperti gulungan naskah. Langit bukan lembaran yang menutupi bumi, dan gambaran itu sama dengan kosmologi yang beredar di Timur Tengah kuno. Langit dan bumi yang dulu menyatu (ayat 30): Ayat 30 menyatakan langit dan bumi dahulu menyatu lalu dipisahkan, dan sering dikutip sebagai petunjuk Big Bang. Kalau Big Bang yang dimaksud, urutannya jadi masalah: Al-Fussilat 41:9 sampai 12 menempatkan bumi selesai sebelum langit dibentuk, sementara dalam Big Bang bintang jauh mendahului planet. Api yang dijadikan dingin (ayat 69): Ibrahim dilemparkan ke api dan apinya diperintahkan jadi dingin. Yang dipakai sebagai bukti kenabian di sini kejadian yang tidak bisa diperiksa siapa pun sesudahnya. Gunung yang bertasbih bersama Daud (ayat 79): Gunung dan burung ikut bertasbih. Para mufasir sendiri berbeda pendapat apakah ini kiasan atau kejadian nyata, dan ayatnya tidak menyediakan penanda untuk membedakan keduanya. Angin Sulaiman (ayat 81): Angin ditundukkan untuk Sulaiman. Saba 34:12 memberi ukuran yang jauh lebih rinci untuk angin yang sama, perjalanan sebulan di pagi hari dan sebulan di sore hari. Dua ayat, satu hal, dua tingkat kerincian yang berjauhan. Rahmat bagi semesta (ayat 107): Muhammad diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, kata ayat 107. Kitabnya sendiri diturunkan dalam satu bahasa, ibadahnya menghadap satu kota, dan nabinya berasal dari satu suku. Surat ini menghimpun kisah yang sudah beredar, bukan kisah baru, dan menyusunnya ulang dengan satu alur yang dipakai untuk semuanya.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (112 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-4 : Peringatan tentang Hari Perhitungan (Ayat 1-4)

لَاهِيَةً قُلُوبُهُمْ ۗ وَأَسَرُّوا النَّجْوَى الَّذِينَ ظَلَمُوا هَلْ هَٰذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ ۖ أَفَتَأْتُونَ السِّحْرَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ ٣

(21:3) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan orang-orang yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka, "(Orang) ini (Muhammad) tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) seperti kamu. Apakah kamu menerimanya (sihir itu),529 padahal kamu menyaksikannya?"

Catatan Depag

*529) Maksud sihir di sini ialah ayat-ayat Al-Qur`an.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

5-10 : Keraguan terhadap Kenabian Muhammad (Ayat 5-10)
11-15 : Kehancuran Kaum yang Zalim (Ayat 11-15)
16-24 : Penciptaan yang Bertujuan (Ayat 16-24)

بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ ۚ وَلَكُمُ الْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُونَ ١٨

(21:18) Sebenarnya Kami melemparkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu yang hak itu menghancurkannya, maka seketika itu (yang batil) lenyap. Dan celaka kamu karena kamu menyifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya).531

Catatan Depag

*531) Sangkaan bahwa Allah mempunyai istri dan anak.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

أَمِ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ آلِهَةً ۖ قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ ۖ هَٰذَا ذِكْرُ مَنْ مَعِيَ وَذِكْرُ مَنْ قَبْلِي ۗ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ الْحَقَّ ۖ فَهُمْ مُعْرِضُونَ ٢٤

(21:24) Atau apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia? Katakanlah (Muhammad), "Kemukakanlah alasan-alasanmu! (Al-Qur`an) ini adalah peringatan bagi orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang sebelumku." Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.

25-29 : Keesaan Allah (Ayat 25-29)

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ارْتَضَىٰ وَهُمْ مِنْ خَشْيَتِهِ مُشْفِقُونَ ٢٨

(21:28) Dia (Allah) mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridai (Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

30-33 : Tanda-tanda Kekuasaan Allah dalam Alam (Ayat 30-33)

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ ٣٠

(21:30) Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?

وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ ٣١

(21:31) Dan Kami telah menjadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar ia (tidak) guncang bersama mereka, dan Kami jadikan (pula) di sana jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.

34-40 : Kefanaan Manusia dan Cobaan Hidup (Ayat 34-40)

وَإِذَا رَآكَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَٰذَا الَّذِي يَذْكُرُ آلِهَتَكُمْ وَهُمْ بِذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ هُمْ كَافِرُونَ ٣٦

(21:36) Dan apabila orang-orang kafir itu melihat engkau (Muhammad), mereka hanya memperlakukan engkau menjadi bahan ejekan. (Mereka mengatakan), "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?" Padahal mereka orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pengasih.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

41-47 : Kesesatan dalam Menyembah Selain Allah (Ayat 41-47)

بَلْ مَتَّعْنَا هَٰؤُلَاءِ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُ ۗ أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنْقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا ۚ أَفَهُمُ الْغَالِبُونَ ٤٤

(21:44) Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjang usia mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwa Kami mendatangi negeri (yang berada di bawah kekuasaan orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari ujung-ujung negeri. Apakah mereka yang menang?

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا ۖ وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَاسِبِينَ ٤٧

(21:47) Dan Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari Kiamat, maka tidak seorang pun dirugikan walau sedikit; sekali pun hanya seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkannya (pahala). Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

48-91 : Kisah Para Nabi (Ayat 48-91)

وَتَاللَّهِ لَأَكِيدَنَّ أَصْنَامَكُمْ بَعْدَ أَنْ تُوَلُّوا مُدْبِرِينَ ٥٧

(21:57) Dan demi Allah, sungguh, aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu setelah kamu pergi meninggalkannya.532

Catatan Depag

*532) Ucapan-ucapan itu diucapkan Nabi Ibrahim -'alaihissalām- dalam hati saja. Maksudnya, Nabi Ibrahim -'alaihissalām- akan menjalankan tipu dayanya untuk menghancurkan berhala-berhala mereka, setelah mereka meninggalkan tempat-tempat berhala itu.

وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَإِقَامَ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءَ الزَّكَاةِ ۖ وَكَانُوا لَنَا عَابِدِينَ ٧٣

(21:73) Dan Kami menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami, dan Kami wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka menyembah.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَلُوطًا آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْقَرْيَةِ الَّتِي كَانَتْ تَعْمَلُ الْخَبَائِثَ ۗ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمَ سَوْءٍ فَاسِقِينَ ٧٤

(21:74) Dan kepada Luṭ, Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang melakukan perbuatan keji.534 Sungguh, mereka orang-orang yang jahat lagi fasik,

Catatan Depag

*534) Homoseksual dan menyamun, dan mereka mengerjakan perbuatan tersebut dengan terang-terangan.

وَدَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ إِذْ يَحْكُمَانِ فِي الْحَرْثِ إِذْ نَفَشَتْ فِيهِ غَنَمُ الْقَوْمِ وَكُنَّا لِحُكْمِهِمْ شَاهِدِينَ ٧٨

(21:78) Dan (ingatlah kisah) Dawud dan Sulaiman, ketika keduanya memberikan keputusan mengenai ladang, karena (ladang itu) dirusak oleh kambing-kambing milik kaumnya. Dan Kami menyaksikan keputusan (yang diberikan) oleh mereka itu.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ ۚ وَكُلًّا آتَيْنَا حُكْمًا وَعِلْمًا ۚ وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُودَ الْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ ۚ وَكُنَّا فَاعِلِينَ ٧٩

(21:79) Maka Kami memberikan pengertian kepada Sulaiman (tentang hukum yang lebih tepat);535 dan kepada masing-masing Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Dawud. Dan Kamilah yang melakukannya.

Catatan Depag

*535) Menurut riwayat Ibnu Abbas, ada sekelompok kambing telah merusak tanaman pada waktu malam. Pemilik tanaman mengadukan hal ini kepada Nabi Dawud -'alaihissalām-. Ia memutuskan bahwa kambing-kambing itu harus diserahkan kepada pemilik tanaman sebagai ganti tanaman yang rusak. Tetapi Nabi Sulaiman -'alaihissalām- memutuskan agar kambing-kambing itu diserahkan sementara kepada pemilik tanaman untuk diambil manfaatnya. Dan pemilik kambing diharuskan mengganti tanaman itu dengan tanaman yang baru. Apabila tanaman yang baru telah dapat diambil hasilnya, pemilik kambing itu boleh mengambil kambingnya kembali. Keputusan Nabi Sulaiman -'alaihissalām- yang lebih tepat.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ عَاصِفَةً تَجْرِي بِأَمْرِهِ إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا ۚ وَكُنَّا بِكُلِّ شَيْءٍ عَالِمِينَ ٨١

(21:81) Dan (Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. Dan Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ ٨٤

(21:84) Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka), sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ ٨٧

(21:87) Dan (ingatlah kisah) Żun Nūn (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap,536 "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Catatan Depag

*536) Di dalam perut ikan, di dalam laut, dan pada malam hari.

وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ ٨٩

(21:89) Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.537

Catatan Depag

*537) Sekiranya Allah tidak mengabulkan doanya, yakni memberi keturunan, Zakaria menyerahkan dirinya kepada Allah, sebab Allah adalah ahli waris yang terbaik.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ ٩٠

(21:90) Maka Kami kabulkan (doa)nya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya (dapat mengandung). Sungguh, mereka selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

92-106 : Agama yang Satu dan Hari Akhir (Ayat 92-106)

وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ أَبْصَارُ الَّذِينَ كَفَرُوا يَا وَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَا بَلْ كُنَّا ظَالِمِينَ ٩٧

(21:97) Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat, maka tiba-tiba mata orang-orang yang kafir terbelalak. (Mereka berkata), "Alangkah celakanya kami! Kami benar-benar lengah tentang ini, bahkan kami benar-benar orang yang zalim."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

إِنَّ الَّذِينَ سَبَقَتْ لَهُمْ مِنَّا الْحُسْنَىٰ أُولَٰئِكَ عَنْهَا مُبْعَدُونَ ١٠١

(21:101) Sungguh, bagi orang-orang yang telah ada (ketetapan) yang baik dari Kami sebelumnya, mereka itu akan dijauhkan (dari neraka).

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun sebagai jawaban kepada Ibnu Az-Ziba'ra yang berdebat dengan Nabi. Ia berargumen bahwa jika semua yang disembah selain Allah pasti masuk neraka, maka Malaikat, Nabi Isa, dan Uzair juga harus masuk neraka karena mereka juga disembah oleh manusia. Allah membantahnya melalui ayat ini. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Melalui ayat ini Allah menegaskan bahwa Isa, ‘Uzair, dan para malaikat adalah hamba-hamba-Nya yang saleh. Mereka tidak akan masuk nerakameski beberapa kelompok manusia mempertuhankan mereka karenamereka sendiri tidak pernah meminta untuk disembah. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ ۚ كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُ ۚ وَعْدًا عَلَيْنَا ۚ إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَ ١٠٤

(21:104) (Ingatlah) pada hari ketika langit Kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya lagi. (Suatu) janji yang pasti Kami tepati; sungguh, Kami akan melaksanakannya.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُورِ مِنْ بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصَّالِحُونَ ١٠٥

(21:105) Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur538 setelah (tertulis) di dalam Aż-Żikr (Lauḥ Maḥfūẓ), bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh.

Catatan Depag

*538) Semua kitab yang diturunkan Allah kepada nabi-nabi-Nya. Sebagian mufasir menyatakan bahwa "Zabur" ialah kitab yang diturunkan kepada Nabi Dauwd -'alaihissalām-, sedangkan "Aż-Żikr” ialah kitab Taurat.

107-112 : Penutup: Muhammad sebagai Rahmat (Ayat 107-112)