Bacaan
TopikKisah Para Nabi (Ayat 48-91)
فَجَعَلَهُمْ جُذَاذًا إِلَّا كَبِيرًا لَهُمْ لَعَلَّهُمْ إِلَيْهِ يَرْجِعُونَ
Maka dia (Ibrahim) menghancurkan (berhala-berhala itu) berkeping-keping, kecuali yang terbesar (induknya); agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.
Logical Fallacy
Analogi yang menyesatkan - Ayat 58-63 menggambarkan Ibrahim menghancurkan berhala kemudian menyalahkan berhala terbesar, yang merupakan strategi retorika untuk menunjukkan ketidakmampuan berhala, namun tidak membentuk argumen logis yang koheren karena berawal dari premis yang sengaja palsu.

