Al-Anbiya' (Para Nabi) Ayat 105

Bacaan

TopikAgama yang Satu dan Hari Akhir (Ayat 92-106)

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُورِ مِنْ بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصَّالِحُونَ

(21:105) Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur538) setelah (tertulis) di dalam Aż-Żikr (Lauḥ Maḥfūẓ), bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh.

Catatan Depag

*538) Semua kitab yang diturunkan Allah kepada nabi-nabi-Nya. Sebagian mufasir menyatakan bahwa "Zabur" ialah kitab yang diturunkan kepada Nabi Dauwd -'alaihissalām-, sedangkan "Aż-Żikr” ialah kitab Taurat.

Cacat Logika

Argumentum ad scripturam - Ayat 105 menggunakan referensi ke kitab Zabur untuk memperkuat klaim tentang warisan bumi, yang mengandalkan otoritas teks tanpa verifikasi independen terhadap klaimnya.

Kontradiksi

QS 21:105 mengklaim telah menulis dalam Zabur bahwa 'bumi diwarisi hamba-hamba yang saleh'. Namun Mazmur (Zabur) 37:11 memang menyebut 'orang lemah lembut akan mewarisi bumi' — namun ini konteks Yahudi tentang tanah Israel, bukan janji universal kepada umat Islam. Al-Quran mengambil ayat Perjanjian Lama di luar konteks aslinya.