Bacaan
TopikTanda-tanda Kekuasaan Allah dalam Alam (Ayat 30-33)
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
(21:30) Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?
Sains
Langit dan bumi disebut dahulu menyatu lalu dipisahkan, ratq dan fatq. Pembacaan yang menyamakannya dengan dentuman besar tidak cocok dengan isi ayatnya: yang dipisah langit dan bumi sebagai dua benda yang sudah ada, sedangkan menurut kosmologi bumi baru terbentuk sembilan miliar tahun sesudah alam mengembang. Gambaran langit dan bumi yang semula menempel lalu dibelah sudah ada di cerita penciptaan Mesopotamia.
Kontradiksi
Kontra 79:27-30. Ayat ini menempatkan langit dan bumi menyatu lalu dipisahkan bersama, sedangkan 79:27-30 menyebut langit dibangun lebih dulu dan bumi dihamparkan sesudahnya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

