Qurai

Surat 98

Al-Bayyinah

البيّنة

Bukti Nyata, terdiri dari 8 ayat dan turun di Madinah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-100 setelah At-Talaq sebelum Al-Hasyr.

Al-Bayyinah menyusun ulang pembagian manusia, dan susunannya berbeda dari yang ada di surat lain. Ahli Kitab disatukan dengan musyrik (ayat 1 dan 6): Ayat 1 dan ayat 6 menyebut orang kafir dari kalangan Ahli Kitab dan orang musyrik dalam satu napas. Al-Baqarah 2:62 dan Al-Maidah 5:69 menempatkan Yahudi, Nasrani, dan Sabiin sebagai orang yang akan mendapat pahala dari Tuhannya. Kedua penempatan itu tidak sama, dan yang berbeda di antara keduanya keadaan hubungan dengan kelompok itu waktu ayatnya turun. Seburuk-buruk makhluk (ayat 6 dan 7): Ayat 6 menyatakan mereka seburuk-buruk makhluk, dan ayat 7 menyatakan orang beriman sebaik-baik makhluk. Peringkat seluruh makhluk ditentukan oleh sikap terhadap satu pesan. Bukti nyata berupa seorang rasul (ayat 1 sampai 3): Ayat 2 menjelaskan bukti nyata itu seorang rasul yang membacakan lembaran-lembaran suci. Bukti yang dijanjikan berupa orang yang menyampaikan klaimnya. Yang diminta dipercaya dan yang dijadikan bukti benda yang sama. Agama yang lurus dan isinya (ayat 5): Ayat 5 merumuskan agama yang lurus: menyembah Allah dengan ikhlas, mendirikan salat, dan menunaikan zakat. Rumusan itu salah satu yang paling ringkas di seluruh Al-Qur'an, dan dua dari tiga isinya perbuatan yang bisa dilihat orang lain.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (8 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1 : Ayat 1: Kondisi Sebelum Bukti Datang
2-3 : Ayat 2-3: Gambaran tentang Bukti yang Nyata
4-5 : Ayat 4-5: Perpecahan dan Perintah Beribadah
6 : Ayat 6: Nasib Penolak Kebenaran
7 : Ayat 7: Balasan Orang Beriman
8 : Ayat 8: Deskripsi Surga