Qurai

Surat 71

Nuh

نوح

Nuh, terdiri dari 28 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-71 setelah An-Nahl sebelum Ibrahim.

Nuh berisi satu kisah dari awal sampai akhir: seorang nabi berdakwah bertahun-tahun, ditolak, lalu kaumnya ditenggelamkan. Sembilan ratus lima puluh tahun: Angka itu ada di Al-Ankabut 29:14, bukan di surat ini: Nuh tinggal di antara kaumnya seribu tahun kurang lima puluh tahun. Umur manusia yang pernah tercatat tidak pernah mendekati angka itu. Angka sebesar itu lazim dipakai di daftar raja-raja Sumeria dan di Kitab Kejadian untuk menandai zaman purba, bukan untuk mencatat umur seseorang. Banjir yang lebih tua dari kisahnya: Cerita banjir besar dengan satu orang yang diselamatkan di dalam bahtera sudah ada di Epos Gilgames dan kisah Atrahasis, ribuan tahun sebelum Al-Qur'an. Unsurnya sama: peringatan, kapal, air yang menutupi bumi, dan segelintir yang selamat. Doa supaya tidak ada yang tersisa (ayat 26 dan 27): Ayat 26 memuat doa Nuh: janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang kafir tinggal di atas bumi. Ayat 27 memberi alasannya: kalau dibiarkan, mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu dan cuma melahirkan anak yang durhaka. Yang dimintakan kebinasaan termasuk yang belum lahir. Tujuh langit berlapis dan bulan yang bercahaya (ayat 15 dan 16): Ayat 15 menyebut tujuh langit berlapis-lapis. Ayat 16 menyebut bulan sebagai cahaya di antaranya dan matahari sebagai pelita. Bulan tidak memancarkan cahaya sendiri; cahayanya pantulan matahari. Satu surat penuh untuk satu kisah, dan kisah itu sudah lengkap di naskah Mesopotamia jauh sebelum surat ini turun.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (28 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-4 : Perintah Dakwah kepada Nuh (1-4)
5-9 : Dakwah Nuh yang Gigih (5-9)

وَإِنِّي كُلَّمَا دَعَوْتُهُمْ لِتَغْفِرَ لَهُمْ جَعَلُوا أَصَابِعَهُمْ فِي آذَانِهِمْ وَاسْتَغْشَوْا ثِيَابَهُمْ وَأَصَرُّوا وَاسْتَكْبَرُوا اسْتِكْبَارًا ٧

(71:7) Dan sesungguhnya aku setiap kali menyeru mereka (untuk beriman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jarinya ke telinganya dan menutupkan bajunya (ke wajahnya) dan mereka tetap (mengingkari) dan sangat menyombongkan diri.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

10-20 : Janji Balasan Keimanan (10-17)
21-25 : Pembangkangan dan Kehancuran (19-25)

وَقَالُوا لَا تَذَرُنَّ آلِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَلَا سُوَاعًا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًا ٢٣

(71:23) Dan mereka berkata, "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) Wadd, dan jangan pula Suwā', Yagūṡ, Ya'ūq dan Nasr."871

Catatan Depag

*871) Wadd, Suwā', Yagūṡ, Ya'ūq dan Nasr adalah nama-nama berhala yang terbesar pada kabilah-kabilah kaum Nuh, yang semula adalah nama-nama orang saleh.

26-28 : Doa Nuh yang Mengakhiri (26-28)