Qurai

Surat 72

Al-Jinn

الجن

Jin, terdiri dari 28 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-40 setelah Al-A'raf sebelum Yasin.

Al-Jinn menceritakan sekelompok jin yang mendengarkan Al-Qur'an lalu percaya, dan sebagian besar isinya bersandar pada kesaksian mereka. Saksi yang tidak bisa dipanggil (ayat 1 sampai 15): Yang bercerita di sebagian besar surat ini jin. Mereka menyatakan mendengar bacaan yang menakjubkan, lalu beriman. Kesaksian yang menguatkan sebuah klaim datang dari pihak yang tidak bisa dihadirkan, ditanya, maupun dibantah. Jin sudah ada sebelum Islam: Kepercayaan pada jin sudah lama hidup di Arab sebelum Islam, lengkap dengan gagasan bahwa penyair dan peramal mendapat bisikan dari mereka. Surat ini tidak membantah keberadaannya, tapi memasukkannya ke dalam susunan yang baru. Langit yang dijaga dengan panah api (ayat 8 dan 9): Ayat 8 dan 9 menceritakan jin yang dulu bisa menduduki tempat di langit untuk mencuri dengar, dan sekarang dijaga penjaga serta panah api. Yang terlihat sebagai panah api dari bumi adalah batu kecil yang terbakar di atmosfer, dan meteor sudah jatuh jauh sebelum abad ke-7. Jin yang dibagi jadi dua golongan (ayat 11 dan 14): Ayat 11 menyebut di antara mereka ada yang saleh dan ada yang tidak. Ayat 14 membaginya jadi yang berserah diri dan yang menyimpang. Pembagian yang dipakai untuk manusia dipasang juga untuk makhluk yang tidak terlihat. Yang gaib tidak diperlihatkan kepada siapa pun (ayat 26 dan 27): Ayat 26 menyatakan Allah tidak memperlihatkan yang gaib kepada siapa pun kecuali rasul yang diridai-Nya. Surat yang seluruh isinya kabar tentang yang gaib ditutup dengan pernyataan bahwa yang gaib tidak diberitahukan kepada siapa pun.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (28 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-4 : Kesaksian Jin tentang Al-Qur'an (1-4)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا ١

(72:1) Katakanlah (Muhammad), "Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan)," lalu mereka berkata, "Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Al-Qur`an),

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ketika jin tidak lagi dapat menguping kabar dari langit, mereka mencari tahu kesana kemari apa gerangan penyebabnya. Beberapa di antara mereka akhirnya bertemu Nabi ketika sedang salat dan melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an. Mereka yakin itulah penyebabnya; mereka pun akhirnyaberiman. Turunnya ayat di atas berkaitan dengan peristiwa ini. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

5-10 : Pengakuan dan Keyakinan Jin (5-10)

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا ٦

(72:6) dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan873 kepada beberapa laki-laki dari jin, tetapi mereka (jin) menjadikan mereka (manusia) bertambah sesat.

Catatan Depag

*873) Ada di antara orang-orang Arab apabila mereka melintasi tempat yang sunyi, mereka minta perlindungan kepada jin yang mereka anggap berkuasa di tempat itu.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ ۖ فَمَنْ يَسْتَمِعِ الْآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَصَدًا ٩

(72:9) dan sesungguhnya kami (jin) dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mencuri dengar (berita-beritanya). Tetapi sekarang874 siapa (mencoba) mencuri dengar (seperti itu) pasti akan menjumpai panah-panah api yang mengintai (untuk membakarnya).

Catatan Depag

*874) Waktu setelah Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- diutus menjadi rasul.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

11-15 : Keragaman dan Keimanan Jin (11-15)
16-23 : Peringatan dan Dakwah (16-23)

إِلَّا بَلَاغًا مِنَ اللَّهِ وَرِسَالَاتِهِ ۚ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَإِنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ٢٣

(72:23) (Aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia akan mendapat (azab) neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

24-28 : Pengetahuan tentang Ghaib (24-28)