Qurai

Surat 61

As-Saff

الصّفّ

Barisan, terdiri dari 14 ayat dan turun di Madinah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-109 setelah At-Tagabun sebelum Al-Jumu'ah.

As-Saff berarti barisan, dan seluruh isinya berputar di sekitar satu hal: kesediaan berperang. Tuhan yang menyukai barisan rapat (ayat 4): Ayat 4 menyatakan Allah menyukai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seakan bangunan yang tersusun kokoh. Yang dipuji kerapian barisannya, bukan alasan berperangnya. Perniagaan yang menyelamatkan (ayat 10 sampai 13): Ayat 10 menawarkan perniagaan yang menyelamatkan dari azab pedih. Ayat 11 menyebut isinya: beriman, lalu berjihad dengan harta dan jiwa. Ayat 12 dan 13 menyebut bayarannya: ampunan, surga, lalu pertolongan dan kemenangan yang dekat. Nyawa dan harta di satu sisi, ampunan dan hasil di sisi lain, dan yang dipakai untuk menyebutnya kata dagang. Kemenangan yang dekat (ayat 13): Janji surga ditambah satu lagi yang bisa dirasakan lebih cepat: pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Yang ditambahkan bukan hal rohani, melainkan hasil di lapangan. Isa yang dipakai untuk memanggil pasukan (ayat 14): Ayat 14 menyeru orang beriman menjadi penolong Allah sebagaimana Isa berkata kepada para hawariyyin: siapa penolongku menuju Allah. Adegan itu di Injil tidak menyangkut perang, dan di sini dipakai sebagai contoh untuk mengumpulkan orang yang bersedia bertempur. Nabi yang diramalkan bernama Ahmad (ayat 6): Ayat 6 menyebut Isa mengabarkan kedatangan rasul sesudahnya yang bernama Ahmad. Tidak ada naskah Injil, dalam bahasa apa pun, yang memuat nama itu. Kata Yunani parakletos yang sering diajukan sebagai padanannya berarti penolong atau pembela, dan bukan periklutos yang berarti terpuji. Ancaman untuk yang bicara tapi tidak mengerjakan (ayat 2 dan 3): Ayat 2 dan 3 menyatakan Allah sangat benci kepada orang yang mengatakan apa yang tidak mereka kerjakan. Di dalam surat tentang barisan perang, yang dimaksud tidak dikerjakan itu berangkat. Surat sependek ini menyebut perang, harta, jiwa, barisan, dan kemenangan. Yang tidak disebutnya siapa yang diperangi dan kenapa.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (14 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-3 : Pemuliaan Allah dan Peringatan Tentang Ucapan yang Tidak Sesuai Perbuatan (1-3)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ١

(61:1) Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi bertasbih kepada Allah; dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun ketika sekelompok sahabat berkumpul dan berandai-andai ingin mengetahui amal apa yang paling dicintai Allah agar mereka bisa segera mempraktikkannya. Allah lalu menjawab bahwa Dia sangat mencintai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang kokoh. Namun, karena mereka sempat lari saat Perang Uhud, Allah juga menegur mereka dengan firman-Nya "mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat". (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) 1-3 Sebagian umat Islam berharap seandainya Allah menunjukkan ibadah yang paling dicintai-Nya untuk mereka amalkan. Allah lalu mengabarkanbahwa amal yang paling dicintai-Nya adalah iman dan jihad. Ketika ayat tentang jihad turun, sebagian umat Islam justru merasa berat melaksanakannya. Itulah kejadian di balik turunnya ayat-ayat di atas. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ ٢

(61:2) Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun ketika sekelompok sahabat berkumpul dan berandai-andai ingin mengetahui amal apa yang paling dicintai Allah agar mereka bisa segera mempraktikkannya. Allah lalu menjawab bahwa Dia sangat mencintai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang kokoh. Namun, karena mereka sempat lari saat Perang Uhud, Allah juga menegur mereka dengan firman-Nya "mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat".

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ ٣

(61:3) (Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun ketika sekelompok sahabat berkumpul dan berandai-andai ingin mengetahui amal apa yang paling dicintai Allah agar mereka bisa segera mempraktikkannya. Allah lalu menjawab bahwa Dia sangat mencintai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang kokoh. Namun, karena mereka sempat lari saat Perang Uhud, Allah juga menegur mereka dengan firman-Nya "mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat".

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

4-6 : Kisah Para Nabi dan Penolakan Kaumnya (4-6)

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ ٤

(61:4) Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun ketika sekelompok sahabat berkumpul dan berandai-andai ingin mengetahui amal apa yang paling dicintai Allah agar mereka bisa segera mempraktikkannya. Allah lalu menjawab bahwa Dia sangat mencintai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang kokoh. Namun, karena mereka sempat lari saat Perang Uhud, Allah juga menegur mereka dengan firman-Nya "mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat".

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي وَقَدْ تَعْلَمُونَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ ۖ فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ ٥

(61:5) Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Mengapa kamu menyakitiku, padahal kamu sungguh mengetahui bahwa sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu?" Maka ketika mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka.841 Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.

Catatan Depag

*841) Karena mereka berpaling dari kebenaran, maka Allah membiarkan sesat hati mereka sehingga mereka bertambah jauh dari kebenaran.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ ٦

(61:6) Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata, "Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan seorang rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Namun ketika Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, "Ini adalah sihir yang nyata."

7-9 : Ketidakadilan Orang yang Mendustakan Islam (7-9)
10-13 : Perdagangan yang Menguntungkan dan Janji Allah (10-13)

تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ ١١

(61:11) (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui,

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun untuk menegur beberapa sahabat yang berhamburan meninggalkan khutbah Jumat yang disampaikan oleh Nabi karena melihat sebuah kafilah dagang tiba di Madinah. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ١٢

(61:12) niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surga 'Ādn. Itulah kemenangan yang agung.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

14 : Seruan Untuk Menjadi Penolong Allah (14)