Bacaan
TopikKisah Para Nabi dan Penolakan Kaumnya (4-6)
وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي وَقَدْ تَعْلَمُونَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ ۖ فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Mengapa kamu menyakitiku, padahal kamu sungguh mengetahui bahwa sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu?" Maka ketika mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka.841) Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.
Catatan Depag
*841) Karena mereka berpaling dari kebenaran, maka Allah membiarkan sesat hati mereka sehingga mereka bertambah jauh dari kebenaran.
Logical Fallacy
(61:5): Circular Reasoning - Menyatakan bahwa Tuhan memalingkan hati mereka karena mereka berpaling; lingkaran kausalitas tertutup di mana akibat dan sebab saling membenarkan tanpa dasar eksternal.

