Qurai

Surat 62

Al-Jumu'ah

الجمعة

Jumat, terdiri dari 11 ayat dan turun di Madinah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-110 setelah As-Saff sebelum Al-Fath.

Al-Jumu'ah mengatur satu hari dalam sepekan, dan memuat satu perumpamaan yang paling sering dikutip. Hari yang dipilih (ayat 9 dan 10): Ayat 9 memerintahkan bersegera mengingat Allah waktu diseru pada hari Jumat dan meninggalkan jual beli. Ayat 10 mengizinkan kembali berjualan begitu salat selesai. Sabtu sudah dipakai Yahudi dan Minggu sudah dipakai Kristen. Hari yang dipilih hari yang tidak menghentikan perdagangan seharian penuh. Keledai yang memikul kitab (ayat 5): Ayat 5 menyamakan orang yang diberi Taurat lalu tidak mengamalkannya dengan keledai yang memikul kitab-kitab tebal. Yang disamakan dengan binatang beban bukan satu perbuatan, melainkan satu golongan. Kafilah dagang yang lebih menarik (ayat 11): Ayat 11 mencatat orang-orang bubar meninggalkan Muhammad yang sedang berdiri berkhotbah begitu ada perniagaan dan permainan. Ayat itu mencatat sendiri bahwa khotbahnya kalah menarik dibanding rombongan dagang yang lewat. Semua yang ada sebelumnya diringkas satu kata (ayat 2): Menurut ayat 2, Allah mengutus rasul dari kalangan ummiyyin untuk membacakan ayat, menyucikan, dan mengajarkan kitab, dan sebelum itu mereka berada dalam kesesatan yang nyata. Seluruh yang ada sebelum kedatangannya diringkas jadi satu kata. Satu hari dipilih supaya berbeda dari dua hari yang sudah dipakai orang lain, dan dipilih dengan memperhitungkan pasar.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (11 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-4 : Kekuasaan dan Rahmat Allah (1-4)

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ ٢

(62:2) Dialah yang mengutus seorang Rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (Sunah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata,

5-6 : Perumpamaan Orang yang Diberi Taurat (5-6)
7-8 : Tentang Kematian dan Pertanggungjawaban (7-8)
9-11 : Aturan Tentang Shalat Jumat (9-11)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ ٩

(62:9) Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَائِمًا ۚ قُلْ مَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ مِنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِ ۚ وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ ١١

(62:11) Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, mereka segera menuju kepadanya dan mereka tinggalkan engkau (Muhammad) sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah, "Apa yang ada di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perdagangan," dan Allah Pemberi rezeki yang terbaik.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun ketika Nabi sedang berdiri menyampaikan khotbah Jumat, tiba-tiba rombongan kafilah dagang yang membawa makanan dari Suriah tiba dengan iringan tabuhan genderang. Orang-orang di masjid yang saat itu sedang dilanda kelaparan langsung berhamburan keluar untuk berbelanja, hingga hanya tersisa 12 orang di dalam masjid bersama Nabi (termasuk Abu Bakar dan Umar).

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.