Bacaan
TopikKisah Para Nabi dan Penolakan Kaumnya (4-6)
وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ
(61:6) Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata, "Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan seorang rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Namun ketika Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, "Ini adalah sihir yang nyata."
Kritik
Isa disebut memberi kabar gembira tentang rasul sesudahnya yang bernama Ahmad. Injil Yohanes memuat janji tentang parakletos, penolong, yang gereja pahami sebagai Roh Kudus; kata yang mirip bunyinya, periklytos, yang terpuji, tidak ada di satu pun naskah Yunani Yohanes. Watt mencatat nama Ahmad tidak dipakai untuk Muhammad dalam sumber paling awal, dan orang Islam yang diberi nama Ahmad baru muncul lebih dari seabad setelah hijrah.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

