Bacaan
TopikKesaksian Jin tentang Al-Qur'an (1-4)
وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللَّهِ شَطَطًا
Dan sesungguhnya orang yang bodoh di antara kami dahulu selalu mengucapkan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,872)
Catatan Depag
*872) Mengatakan bahwa Allah mempunyai istri dan anak. Menurut Ibnu Kasir, perkataan ini diucapkan sebelum jin itu masuk Islam.
Kritik
Ayat 4 (Masalah Varian Bacaan Kuno): Terdapat kata ja(d)du ra(b)bina yang dibaca secara standar saat ini. Namun, mufasir dan ahli bahasa Arab awal, Al-Mubarrad, mencatat adanya varian bacaan kuno dari Sa'id bin Jubair yang membacanya sebagai jada. Al-Mubarrad menolak varian tersebut semata-mata karena "tidak sesuai dengan tulisan (rasm) Utsmani", meskipun hal ini menunjukkan bahwa kebingungan membaca teks tanpa titik tersebut telah menghasilkan berbagai alternatif penafsiran di masa lalu
Logical Fallacy
(72:4): Loaded label - Menggunakan label emosional yang tendensius dengan menyebut oposisi teologis sebagai "orang yang bodoh" yang perkataannya melampaui batas.

