بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ وَالْفَجْرِ ١
(89:1) Demi fajar,
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
Surat 89
الفجر
Fajar, terdiri dari 30 ayat dan turun di Makkah.
Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-10 setelah Al-Lail sebelum Ad-Duha.
Al-Fajr menyebut tiga kaum yang dibinasakan, lalu berpindah ke anak yatim dan orang miskin. Iram yang punya bangunan tinggi (ayat 6 sampai 8): Ayat 7 menghadirkan Iram yang mempunyai bangunan-bangunan tinggi, dan menyatakan belum pernah dibangun kota seperti itu di negeri-negeri lain. Iram di sumber Arab lebih dikenal sebagai nama kaum atau keturunan, bukan nama kota. Tidak ada temuan arkeologi tentang kota dengan bangunan setinggi itu di Arabia selatan. Tsamud yang memahat batu (ayat 9): Ayat 9 berbicara tentang Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah. Pahatan batu di Mada'in Saleh memang ada dan bisa dilihat sampai sekarang, dan yang membuatnya orang Nabatea sekitar abad pertama Masehi, bukan kaum yang dibinasakan sebelum masa Musa. Firaun yang punya pasak (ayat 10): Firaun disebut dengan julukan dzul autad, yang punya pasak. Tafsir mengisinya dengan piramida, dengan tenda-tenda pasukan, atau dengan alat penyiksa. Ayatnya sendiri tidak menjelaskan. Anak yatim dan orang miskin (ayat 17 sampai 20): Ayat 17 sampai 20 mengecam orang yang tidak memuliakan anak yatim, tidak saling mengajak memberi makan orang miskin, memakan harta warisan dengan rakus, dan mencintai harta secara berlebihan. Bagian ini bagian paling kuat di surat ini, dan isinya masuk akal tanpa memerlukan satu pun kaum yang dibinasakan. Kaya dan miskin sebagai ujian (ayat 15 dan 16): Ayat 15 dan 16 menggambarkan manusia yang merasa dimuliakan waktu diberi kecukupan dan merasa dihina waktu rezekinya disempitkan. Yang dikoreksi cara orangnya membaca keadaannya, bukan keadaannya sendiri.
Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (30 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ وَالْفَجْرِ ١
(89:1) Demi fajar,
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَلَيَالٍ عَشْرٍ ٢
(89:2) demi malam yang sepuluh,906
Catatan Depag
*906) Maksudnya sepuluh pertama pada bulan Zulhijah. Ada juga yang mengatakan malam sepuluh terakhir dari bulan Ramadan. Dan ada pula yang mengatakan sepuluh yang pertama dari bulan Muharam termasuk di dalamnya hari Asyura.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ ٣
(89:3) demi yang genap dan yang ganjil,
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَاللَّيْلِ إِذَا يَسْرِ ٤
(89:4) demi malam apabila berlalu.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
هَلْ فِي ذَٰلِكَ قَسَمٌ لِذِي حِجْرٍ ٥
(89:5) Adakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) bagi orang-orang yang berakal?
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ ٦
(89:6) Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) 'Ād?
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
إِرَمَ ذَاتِ الْعِمَادِ ٧
(89:7) (yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum 'Ād) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,
الَّتِي لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِي الْبِلَادِ ٨
(89:8) yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَثَمُودَ الَّذِينَ جَابُوا الصَّخْرَ بِالْوَادِ ٩
(89:9) dan (terhadap) kaum Samud yang memotong batu-batu besar di lembah,907
Catatan Depag
*907) Lembah ini terletak di bagian utara Jazirah Arab antara kota Madinah dan Syam. Mereka memotong-motong batu gunung untuk membangun gedung-gedung tempat tinggal mereka dan ada pula yang melubangi gunung-gunung untuk tempat tinggal mereka dan tempat berlindung.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَفِرْعَوْنَ ذِي الْأَوْتَادِ ١٠
(89:10) dan (terhadap) Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar),
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
الَّذِينَ طَغَوْا فِي الْبِلَادِ ١١
(89:11) yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
فَأَكْثَرُوا فِيهَا الْفَسَادَ ١٢
(89:12) lalu mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu,
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَابٍ ١٣
(89:13) karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka,
إِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِ ١٤
(89:14) sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ ١٥
(89:15) Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku."
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ ١٦
(89:16) Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinaku."908
Catatan Depag
*908) Allah menyalahkan orang yang mengatakan bahwa kekayaan itu adalah suatu kemuliaan, dan kemiskinan adalah suatu kehinaan seperti yang tersebut pada ayat 15 dan 16. Tetapi sebenarnya kekayaan dan kemiskinan adalah ujian Allah bagi hamba-hamba-Nya.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
كَلَّا ۖ بَلْ لَا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ ١٧
(89:17) Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,909
Catatan Depag
*909) Tidak memberikan hak-hak anak yatim dan tidak berbuat baik kepadanya.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ ١٨
(89:18) dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَتَأْكُلُونَ التُّرَاثَ أَكْلًا لَمًّا ١٩
(89:19) sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَتُحِبُّونَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّا ٢٠
(89:20) dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
كَلَّا إِذَا دُكَّتِ الْأَرْضُ دَكًّا دَكًّا ٢١
(89:21) Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَجَاءَ رَبُّكَ وَالْمَلَكُ صَفًّا صَفًّا ٢٢
(89:22) dan datanglah Tuhanmu; dan malaikat berbaris-baris,
وَجِيءَ يَوْمَئِذٍ بِجَهَنَّمَ ۚ يَوْمَئِذٍ يَتَذَكَّرُ الْإِنْسَانُ وَأَنَّىٰ لَهُ الذِّكْرَىٰ ٢٣
(89:23) dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu.
يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي ٢٤
(89:24) Dia berkata, "Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini."
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
فَيَوْمَئِذٍ لَا يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ ٢٥
(89:25) Maka pada hari itu tidak ada seorang pun yang mengazab seperti azab-Nya (yang adil),
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ ٢٦
(89:26) dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya.
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ٢٧
(89:27) Wahai jiwa yang tenang!
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً ٢٨
(89:28) Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
فَادْخُلِي فِي عِبَادِي ٢٩
(89:29) Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.
وَادْخُلِي جَنَّتِي ٣٠
(89:30) dan masuklah ke dalam surga-Ku.
Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.