Ayat 1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكَ ۖ تَبْتَغِي مَرْضَاتَ أَزْوَاجِكَ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu? Engkau ingin menyenangkan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika Nabi mengharamkan budak perempuannya (Mariyah) bagi dirinya sendiri karena bersumpah untuk menyenangkan hati Hafshah yang cemburu. Riwayat lain yang paling masyhur menyebutkan bahwa ayat ini turun karena Nabi mengharamkan minuman madu bagi dirinya sendiri setelah Aisyah, Hafshah, dan Saudah bersekongkol menjahili Nabi dengan mengatakan bahwa mulut Nabi berbau tidak sedap (bau Maghafir) setelah meminum madu tersebut di rumah Zainab/Hafshah. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat di atas turun berkenaan dengan Nabi yang menyatakan tidak akan lagi meminum madu, hanya karena ingin menyenangkan hati istri-istrinya.Dari ucapan itu terkesan bahwa Nabi ingin mengharamkan dirinya mengonsumsi bahan pangan yang dihalalkan Allah. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

