Surat 43

Az-Zukhruf

الزخرف

Perhiasan, terdiri dari 89 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-63 setelah Asy-Syura sebelum Ad-Dukhan.

QS Az-Zukhruf penuh dengan bias bahasa Arab, misogini yang ekstrem, dan cerita recycle yang membosankan. Surat ini ekspos betapa lokalnya "wahyu universal" dan betapa rendahnya pandangan terhadap perempuan. Bias Bahasa Arab yang Kentara: Ayat 3 "Kami jadikan Quran dalam bahasa Arab supaya kalian mengerti" - kenapa tuhan universal pilih satu bahasa lokal? Ayat 44 "ini peringatan bagi kamu dan kaummu" - kedengaran sangat lokal, bukan universal. Misogini yang Menjijikkan: Ayat 15-19 ngejek orang yang ngasih Allah "anak perempuan" - "apakah yang dibesarkan dalam perhiasan dan tidak dapat berargumen dengan jelas?" Literally bilang perempuan cuma hiasan dan nggak bisa debate. Sexist level maksimal. Cerita Musa yang Recycle: Ayat 46-56 lagi-lagi cerita Musa vs Firaun dengan detail yang sama. Ayat 57-65 cerita Isa yang diklaim bukan anak Allah. Template yang udah bosan: kritik agama lain, cerita lama, ancaman. Logika Ekonomi yang Aneh: Ayat 32-35 bilang kalau semua orang dikasih kaya, bakal jadi satu agama - jadi kemiskinan itu deliberately designed buat test agama? Cruel economic theology. Setan Personal Assistant: Ayat 36-39 orang yang "buta dari peringatan" dikasih setan sebagai teman. Jadi Allah yang assign setan buat nyesatin orang? Contradictory sama klaim "maha penyayang." Heaven Marketing yang Berlebihan: Ayat 68-73 deskripsi surga dengan "apa yang diinginkan jiwa dan menyedapkan mata" - sounds like travel brochure buat convince orang join agama. Kesimpulan: Az-Zukhruf ekspos bias Arab yang kentara, misogini ekstrem yang menjijikkan, cerita recycle, economic theology yang cruel, dan contradictory divine behavior. Ini bukan wahyu universal, tapi propaganda lokal yang penuh prejudice.

1-5 : Pembukaan dengan Huruf Muqatta'at dan Pentingnya Al-Quran (Ayat 1-5)
6-8 : Para Nabi Terdahulu dan Penolakan Kaumnya (Ayat 6-8)
9-15 : Pengakuan akan Allah sebagai Pencipta namun Tetap Menyekutukan-Nya (Ayat 9-15)

لِتَسْتَوُوا عَلَىٰ ظُهُورِهِ ثُمَّ تَذْكُرُوا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُولُوا سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ ١٣

(43:13) agar kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan, "Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

16-25 : Kritik terhadap Kepercayaan Kafir Quraisy (Ayat 16-25)

أَوَمَنْ يُنَشَّأُ فِي الْحِلْيَةِ وَهُوَ فِي الْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍ ١٨

(43:18) Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan sebagai perhiasan sedang dia tidak mampu memberi alasan yang tegas dan jelas dalam pertengkaran.782)

Catatan Depag

*782) Ayat ini menggambarkan keadaan perempuan Arab pada waktu Al-Qur`an diturunkan. Mereka tidak diberi kesempatan dalam pendidikan, sehingga kurang kecerdasannya dan hanya dijadikan perhiasan saja. Perempuan tidak mampu bersikap tegas, berani dan jelas menyampaikan kehendaknya untuk memperoleh kemenangan.

وَجَعَلُوا الْمَلَائِكَةَ الَّذِينَ هُمْ عِبَادُ الرَّحْمَٰنِ إِنَاثًا ۚ أَشَهِدُوا خَلْقَهُمْ ۚ سَتُكْتَبُ شَهَادَتُهُمْ وَيُسْأَلُونَ ١٩

(43:19) Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat hamba-hamba (Allah) Yang Maha Pengasih itu sebagai jenis perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan (malaikat-malaikat itu)? Kelak akan dituliskan kesaksian mereka dan akan dimintakan pertanggungjawaban.

وَكَذَٰلِكَ مَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ فِي قَرْيَةٍ مِنْ نَذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَا إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَىٰ أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَىٰ آثَارِهِمْ مُقْتَدُونَ ٢٣

(43:23) Dan demikian juga ketika Kami mengutus seorang pemberi peringatan sebelum engkau (Muhammad) dalam suatu negeri, orang-orang yang hidup mewah (di negeri itu) selalu berkata, "Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu (agama) dan sesungguhnya kami sekedar pengikut jejak-jejak mereka."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكُمْ بِأَهْدَىٰ مِمَّا وَجَدْتُمْ عَلَيْهِ آبَاءَكُمْ ۖ قَالُوا إِنَّا بِمَا أُرْسِلْتُمْ بِهِ كَافِرُونَ ٢٤

(43:24) (Rasul itu) berkata, "Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih baik daripada apa yang kamu peroleh dari (agama) yang dianut nenek moyangmu." Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami mengingkari (agama) yang kamu diperintahkan untuk menyampaikannya."

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

26-28 : Kisah Ibrahim yang Menolak Penyembahan Berhala (Ayat 26-28)
29-35 : Penolakan Kaum Quraisy terhadap Al-Quran (Ayat 29-35)

بَلْ مَتَّعْتُ هَٰؤُلَاءِ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ جَاءَهُمُ الْحَقُّ وَرَسُولٌ مُبِينٌ ٢٩

(43:29) Bahkan Aku telah memberikan kenikmatan hidup kepada mereka dan nenek moyang mereka sampai kebenaran (Al-Qur`an) datang kepada mereka bersama seorang Rasul yang memberi penjelasan.784)

Catatan Depag

*784) Di antara keturunan Nabi Ibrahim -'alaihissalām- ada yang melupakan tauhid dan Allah tidak mengazab mereka, tetapi memberikan kenikmatan dan kehidupan kepada mereka yang seharusnya mereka syukuri. Mereka tidak mensyukuri, bahkan menuruti keinginannya, karena itu Allah menurunkan Al-Qur`an dan mengutus seorang Rasul untuk membimbing mereka.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَتَ رَبِّكَ ۚ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا ۗ وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ ٣٢

(43:32) Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.

وَلَوْلَا أَنْ يَكُونَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً لَجَعَلْنَا لِمَنْ يَكْفُرُ بِالرَّحْمَٰنِ لِبُيُوتِهِمْ سُقُفًا مِنْ فِضَّةٍ وَمَعَارِجَ عَلَيْهَا يَظْهَرُونَ ٣٣

(43:33) Dan sekiranya bukan karena menghindarkan manusia menjadi umat yang satu (dalam kekafiran), pastilah sudah Kami buatkan bagi orang-orang yang kafir kepada (Allah) Yang Maha Pengasih, loteng-loteng rumah mereka dari perak, demikian pula tangga-tangga yang mereka naiki,

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

36-39 : Syaitan sebagai Kawan bagi yang Berpaling dari Allah (Ayat 36-39)
40-45 : Tantangan dan Ancaman kepada Pendusta (Ayat 40-45)
46-56 : Kisah Musa dan Fir'aun (Ayat 46-56)

وَمَا نُرِيهِمْ مِنْ آيَةٍ إِلَّا هِيَ أَكْبَرُ مِنْ أُخْتِهَا ۖ وَأَخَذْنَاهُمْ بِالْعَذَابِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ ٤٨

(43:48) Dan tidaklah Kami perlihatkan suatu mukjizat kepada mereka kecuali (mukjizat itu) lebih besar dari mukjizat-mukjizat (yang sebelumnya). Dan Kami timpakan kepada mereka azab786) agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Catatan Depag

*786) Yang dimaksud "azab" di sini ialah azab duniawi sebagai cobaan dari Allah, seperti kekurangan makanan, berjangkitnya hama tumbuh-tumbuhan, dan lain-lain.

وَقَالُوا يَا أَيُّهَ السَّاحِرُ ادْعُ لَنَا رَبَّكَ بِمَا عَهِدَ عِنْدَكَ إِنَّنَا لَمُهْتَدُونَ ٤٩

(43:49) Dan mereka berkata, "Wahai penyihir!787) Berdoalah kepada Tuhanmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu; sesungguhnya kami (jika doamu dikabulkan) akan menjadi orang yang mendapat petunjuk."

Catatan Depag

*787) Maksud mereka ialah Nabi Musa -'alaihissalām-.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

وَنَادَىٰ فِرْعَوْنُ فِي قَوْمِهِ قَالَ يَا قَوْمِ أَلَيْسَ لِي مُلْكُ مِصْرَ وَهَٰذِهِ الْأَنْهَارُ تَجْرِي مِنْ تَحْتِي ۖ أَفَلَا تُبْصِرُونَ ٥١

(43:51) Dan Firaun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata, "Wahai kaumku! Bukankah kerajaan Mesir itu milikku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku; apakah kamu tidak melihat?

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

57-65 : Tentang Isa dan Bantahan terhadap Keyakinan yang Salah (Ayat 57-65)

وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًا إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَ ٥٧

(43:57) Dan ketika putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu (Suku Quraisy) bersorak karenanya.

Asbabun Nuzul

Ayat ini turun saat Nabi Muhammad SAW berdebat dengan kaum Quraisy. Nabi menyatakan bahwa tidak ada kebaikan dari sesuatu yang disembah selain Allah. Orang Quraisy lalu berargumen dengan sinis, "Jika begitu, apakah Nabi Isa juga tidak baik karena orang Kristen menyembahnya?". (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ketika Nabi menegaskan kepada kaum Quraisy bahwa tuhan mereka tidak punya sedikit pun kebaikan, mereka menjadikan Isa sebagai bahan untuk memperolok pernyataan Nabi tersebut, karena ada sebagian manusia yang mempertuhankannya. Itulah sebab nuzul ayat di atas. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

وَقَالُوا أَآلِهَتُنَا خَيْرٌ أَمْ هُوَ ۚ مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جَدَلًا ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ ٥٨

(43:58) Dan mereka berkata, "Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)?" Mereka tidak memberikan (perumpamaan itu) kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja; sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.788)

Catatan Depag

*788) Ayat 57 dan 58 di atas menceritakan kembali kejadian sewaktu Rasulullah membacakan di hadapan orang-orang Quraisy ayat 98 Surah Al-Anbiyā` (21) yang artinya, "Sesungguhnya kamu dan yang kamu sembah selain Allah adalah kayu bakar Jahanam." Maka seorang Quraisy bernama Abdullah bin Az-Zab'ari menanyakan kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tentang keadaan Isa yang disembah orang Nasrani, apakah dia juga menjadi kayu bakar neraka Jahanam seperti halnya sembahan-sembahan mereka. Rasulullah terdiam dan mereka pun menertawakannya; lalu mereka menanyakan lagi mengenai mana yang lebih baik, antara sembahan-sembahan mereka dan Nabi Isa -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Pertanyaan-pertanyaan mereka ini hanyalah mencari perbantahan saja, bukanlah mencari kebenaran. Jalan pikiran mereka adalah kesalahan yang besar. Nabi Isa -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak mengetahui bahwa dia disembah, dan dia tidak rela dijadikan sesembahan.

وَلَمَّا جَاءَ عِيسَىٰ بِالْبَيِّنَاتِ قَالَ قَدْ جِئْتُكُمْ بِالْحِكْمَةِ وَلِأُبَيِّنَ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِي تَخْتَلِفُونَ فِيهِ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ٦٣

(43:63) Dan ketika Isa datang membawa keterangan, dia berkata, "Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa hikmah,789) dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu perselisihkan; maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

Catatan Depag

*789) Kenabian, Injil dan hukum.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

66-77 : Gambaran Kiamat, Surga, dan Neraka (Ayat 66-77)

يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِصِحَافٍ مِنْ ذَهَبٍ وَأَكْوَابٍ ۖ وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنْفُسُ وَتَلَذُّ الْأَعْيُنُ ۖ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ ٧١

(43:71) Kepada mereka diedarkan piring-piring dan gelas-gelas dari emas, dan di dalam surga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang) mata. Dan kamu kekal di dalamnya.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

78-89 : Penutup tentang Kebenaran dan Kekuasaan Allah (Ayat 78-89)

أَمْ أَبْرَمُوا أَمْرًا فَإِنَّا مُبْرِمُونَ ٧٩

(43:79) Ataukah mereka telah merencanakan suatu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami telah berencana (mengatasi tipu daya mereka).790)

Catatan Depag

*790) Kaum musyrikin Mekkah bukan saja benci kepada kebenaran, bahkan mereka juga telah merencanakan hendak membunuh Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Tetapi rencana itu gagal, karena Allah juga mempunyai rencana untuk menyelamatkan Nabi.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.