Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun saat Nabi Muhammad SAW berdebat dengan kaum Quraisy. Nabi menyatakan bahwa tidak ada kebaikan dari sesuatu yang disembah selain Allah. Orang Quraisy lalu berargumen dengan sinis, "Jika begitu, apakah Nabi Isa juga tidak baik karena orang Kristen menyembahnya?". (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ketika Nabi menegaskan kepada kaum Quraisy bahwa tuhan mereka tidak punya sedikit pun kebaikan, mereka menjadikan Isa sebagai bahan untuk memperolok pernyataan Nabi tersebut, karena ada sebagian manusia yang mempertuhankannya. Itulah sebab nuzul ayat di atas. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikTentang Isa dan Bantahan terhadap Keyakinan yang Salah (Ayat 57-65)
وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًا إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَ
Dan ketika putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu (Suku Quraisy) bersorak karenanya.
Kritik
Perdebatan kaum musyrik yang membandingkan Yesus dengan tuhan-tuhan mereka ("Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia?") membuktikan bahwa audiens sangat terpelajar dan mempraktikkan seni debat formal jalanan gaya Yunani-Romawi (formal disputation/jadal). Mereka menguji klaim Muhammad dengan teknik silogisme analitis, yang hanya bisa direspons oleh teks ini dengan kemarahan emosional dengan melabeli mereka sebagai "kaum yang suka bermusuhan", alih-alih memberikan argumen balasan yang rasional.
Contradiction
Kontra S21:98: semua yang disembah selain Allah masuk neraka; S43:57-58 menyebut ketika nama Isa disebut, orang kafir Quraisy berkata 'manakah yang lebih baik, tuhan kami atau dia?' — implikasinya Isa juga 'disembah selain Allah.' Namun S5:116 menyebut Isa sendiri menolak disembah. Kontradiksi: apakah Isa termasuk dalam ancaman S21:98 atau dikecualikan?

