Bacaan
TopikKritik terhadap Kepercayaan Kafir Quraisy (Ayat 16-25)
بَلْ قَالُوا إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَىٰ أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَىٰ آثَارِهِمْ مُهْتَدُونَ
(43:22) Bahkan mereka berkata, "Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama, dan kami mendapat petunjuk untuk mengikuti jejak mereka."
Logical Fallacy
(43:22-24): Straw man fallacy (Argumen boneka jerami) - Menyerang pihak oposisi dengan mereduksi dan mendangkalkan argumen mereka seolah-olah penolakan itu murni hanya karena kebodohan "sekadar pengikut jejak-jejak nenek moyang". Distorsi ini sengaja dibuat demi menutupi fakta bahwa lawan mungkin memiliki dasar tradisi filosofis atau keraguan skeptis yang valid.
Contradiction
Kontra S2:170 dan S5:104: mengikuti nenek moyang yang salah dikecam; S43:22 mengutip argumen orang kafir bahwa mereka mengikuti tradisi nenek moyang. Namun Islam sendiri mengklaim Ibrahim sebagai 'bapak' agama yang harus diikuti (S2:135, S16:123) — apakah mengikuti nenek moyang (Ibrahim) itu benar atau salah? Standar ganda dalam penggunaan argumen tradisi.

