Qurai

Surat 102

At-Takasur

التكاثر

Bermegah-Megahan, terdiri dari 8 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-16 setelah Al-Kausar sebelum Al-Ma'un.

At-Takasur delapan ayat, dan enam di antaranya berupa ancaman bahwa nanti kamu akan tahu. Berbangga sampai masuk kubur (ayat 1 dan 2): Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sampai kamu masuk ke dalam kubur. Riwayat sebab turunnya menyebut dua kabilah Mekah yang bersaing menghitung jumlah anggota, dan ketika jumlah yang hidup sama, mereka pergi ke kuburan untuk menghitung yang sudah mati. Kalau riwayat itu benar, ayat 2 bukan kiasan tentang kematian, melainkan keterangan tentang tempat perhitungannya. Kelak kamu akan mengetahui, dua kali (ayat 3 sampai 5): Ayat 3 dan 4 mengucapkan kalimat yang sama persis berturut-turut, lalu ayat 5 menambahkan pengandaian kalau kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin. Tiga ayat berisi janji akan tahu, dan isi yang akan diketahui baru muncul di ayat 6. Melihat neraka dengan mata sendiri (ayat 6 dan 7): Kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim, lalu kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri. Pengulangan dengan penambahan satu tingkat kepastian, dan tingkat itu tingkat yang hanya bisa diuji sesudah mati. Ditanya tentang kenikmatan (ayat 8): Ayat 8 memberitahukan kamu akan ditanya tentang kenikmatan. Hadis yang masyhur menerangkan kenikmatan itu bisa berupa air dingin dan kurma. Kalau begitu bacaannya, hal yang paling sederhana pun berubah jadi utang yang akan ditagih. Satu kalimat berisi teguran, tujuh ayat berisi peringatan tentang akibatnya.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (8 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-2 : Ayat 1-2: Peringatan Tentang Godaan Duniawi

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ ١

(102:1) Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,923

Catatan Depag

*923) Bermegah-megahan dalam soal banyak anak, harta, pengikut, kemuliaan dan sebagainya, telah melalaikan kamu dari ketaatan kepada Allah.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun tentang persaingan kesombongan dua kabilah Quraisy (Bani Abdu Manaf dan Bani Sahm) yang saling membanggakan jumlah pemimpin dan anggota suku mereka. Saat kabilah yang satu merasa kalah hitungan dari yang masih hidup, mereka bahkan menantang pergi ke kuburan untuk menghitung orang-orang mati demi membuktikan pihak siapa yang lebih banyak.

حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ ٢

(102:2) sampai kamu masuk ke dalam kubur.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun tentang persaingan kesombongan dua kabilah Quraisy (Bani Abdu Manaf dan Bani Sahm) yang saling membanggakan jumlah pemimpin dan anggota suku mereka. Saat kabilah yang satu merasa kalah hitungan dari yang masih hidup, mereka bahkan menantang pergi ke kuburan untuk menghitung orang-orang mati demi membuktikan pihak siapa yang lebih banyak.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

3-5 : Ayat 3-5: Tahapan Pengetahuan
6-8 : Ayat 6-8: Adegan Penghakiman