Qurai

Surat 101

Al-Qari'ah

القارعة

Hari Kiamat, terdiri dari 11 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-30 setelah Quraisy sebelum Al-Qiyamah.

Al-Qari'ah membuka dengan tiga ayat yang bertanya tentang namanya sendiri, dan pertanyaan itu tidak dijawab sampai ayat keempat. Pertanyaan yang menunda jawabannya (ayat 1 sampai 3): Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu, dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu. Tiga ayat habis untuk menaikkan tegangan sebelum ada satu keterangan pun. Bentuk yang sama dipakai lagi di ayat 10 untuk Hawiyah. Manusia seperti laron, gunung seperti bulu (ayat 4 dan 5): Manusia jadi seperti laron yang bertebaran, dan gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Farasy laron yang mengerumuni api lampu, dan 'ihn manfusy wol yang baru dibusur pemintal. Kedua bandingannya diambil dari rumah, bukan dari langit. Timbangan yang beratnya tidak diterangkan (ayat 6 sampai 9): Yang berat timbangannya berada dalam kehidupan yang memuaskan, yang ringan timbangannya tempatnya Hawiyah. Ukuran yang membuat timbangan jadi berat tidak disebut di surat ini, dan pengisian ukuran itu diserahkan sepenuhnya kepada tafsir. Ibunya Hawiyah (ayat 9): Kalimat fa ummuhu hawiyah secara harfiah berbunyi ibunya adalah Hawiyah. Tafsir terbelah: sebagian membacanya sebagai tempat kembali, sebagian mengaitkannya dengan sumpah serapah Arab hawat ummuhu, semoga ibunya kehilangan dia. Bentuk kutukan yang sudah ada sebelum Islam masuk ke dalam ayat tanpa diterjemahkan. Dua ayat terakhir kembali bertanya apa itu Hawiyah, lalu menjawabnya dengan api yang sangat panas. Bentuk tanya-jawab itu bentuk orang yang berbicara di depan pendengar.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (11 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-3 : Ayat 1-3: Pengenalan tentang Hari Kiamat
4-5 : Ayat 4-5: Deskripsi Kondisi pada Hari Kiamat
6-9 : Ayat 6-9: Penjelasan tentang Pembagian Nasib Manusia
10-11 : Ayat 10-11: Penjelasan tentang Hawiyah