Qurai

Surat 91

Asy-Syams

الشمس

Matahari, terdiri dari 15 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-26 setelah Al-Qadr sebelum Al-Buruj.

Asy-Syams bersumpah tujuh kali berturut-turut sebelum sampai ke satu kalimat. Tujuh sumpah, satu kesimpulan (ayat 1 sampai 10): Demi matahari, bulan, siang, malam, langit, bumi, dan jiwa. Kesimpulannya di ayat 9 dan 10: beruntunglah yang menyucikan jiwanya, dan merugilah yang mengotorinya. Tujuh sumpah untuk satu kalimat. Bulan yang mengiringi matahari (ayat 2): Ayat 2 menyebut bulan apabila mengiringinya. Yang digambarkan bulan yang muncul sesudah matahari terbenam, dan itu yang terlihat dari bumi pada paruh tertentu setiap bulan. Jiwa yang diilhami kefasikan dan ketakwaan (ayat 7 dan 8): Ayat 8 menyatakan Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketakwaannya. Kalau kecenderungan ke dua arah itu dipasang dari luar, hukuman atas arah yang dipilih jadi hukuman atas sesuatu yang tidak sepenuhnya dipilih. Tsamud dan untanya (ayat 11 sampai 15): Lima ayat untuk seluruh kisah Tsamud: mereka mendustakan, orang paling celaka di antara mereka membunuh unta itu, lalu mereka dibinasakan seluruhnya. Nama pembunuhnya tidak disebut, alasannya tidak disebut, dan satu kaum dihabisi karena perbuatan satu orang. Rima yang menentukan bentuknya: Semua ayat di surat ini berakhir dengan bunyi yang sama dari awal sampai akhir. Bentuk itu bentuk yang dipakai penyair dan peramal Arab, dan yang menentukan panjang tiap ayat bunyi penutupnya. Sumpahnya diambil dari matahari, bulan, siang, malam, langit, dan bumi. Semuanya benda yang terlihat dari satu titik di permukaan bumi.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (15 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-6 : Ayat 1-6: Sumpah dengan Fenomena Kosmik
7-10 : Ayat 7-10: Pernyataan tentang Jiwa Manusia dan Moralitas
11-15 : Ayat 11-15: Narasi Historis tentang Kaum Tsamud