Qurai

Surat 73

Al-Muzzammil

المزّمّل

Orang Yang Berselimut, terdiri dari 20 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-3 setelah Al-Qalam sebelum Al-Muddassir.

Al-Muzzammil memerintahkan salat malam yang panjang, lalu di ayat terakhirnya memperingannya. Perintah yang berubah di surat yang sama (ayat 2 sampai 4 dan ayat 20): Ayat 2 sampai 4 memerintahkan bangun malam, separuhnya, atau kurang sedikit, atau lebih. Ayat 20 melonggarkannya: Allah mengetahui kalian tidak sanggup menghitungnya, maka bacalah apa yang mudah. Alasan yang disebut di ayat 20 keadaan orang sakit, yang bepergian mencari karunia Allah, dan yang berperang. Perintah yang diturunkan atas dasar pengetahuan yang sempurna diperingan karena keadaan yang semestinya sudah diketahui sejak awal. Berselimut (ayat 1): Ayat 1 menyeru orang yang berselimut. Tradisi mengaitkannya dengan Muhammad yang berselimut setelah pengalamannya di Gua Hira. Membungkus tubuh sebelum menerima ucapan juga jadi kebiasaan para peramal Arab sebelum Islam. Bacaan yang ditata (ayat 4): Ayat 4 memerintahkan membaca dengan tartil, perlahan dan tertata. Yang diatur cara mengucapkannya, dan itu menempatkan Al-Qur'an lebih dulu sebagai bacaan yang dilafalkan daripada sebagai naskah yang dibaca. Belenggu dan makanan yang menyumbat (ayat 12 dan 13): Ayat 12 dan 13 mendaftar belenggu, api yang menyala, makanan yang menyumbat kerongkongan, dan azab yang pedih. Empat baris ancaman di dalam surat sependek ini. Utang kepada Allah (ayat 20): Ayat 20 ditutup dengan perintah mendirikan salat, menunaikan zakat, dan memberikan pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik. Penyerahan harta disebut dengan kata pinjaman, dan yang meminjam pihak yang menetapkan aturannya.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (20 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-6 : Perintah Shalat Malam (1-6)
7-11 : Petunjuk dan Kesabaran (7-11)
12-19 : Peringatan tentang Azab (12-19)
20 : Keringanan dan Perintah Lainnya (20)

إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَىٰ مِنْ ثُلُثَيِ اللَّيْلِ وَنِصْفَهُ وَثُلُثَهُ وَطَائِفَةٌ مِنَ الَّذِينَ مَعَكَ ۚ وَاللَّهُ يُقَدِّرُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ ۚ عَلِمَ أَنْ لَنْ تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ ۖ فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ ۚ عَلِمَ أَنْ سَيَكُونُ مِنْكُمْ مَرْضَىٰ ۙ وَآخَرُونَ يَضْرِبُونَ فِي الْأَرْضِ يَبْتَغُونَ مِنْ فَضْلِ اللَّهِ ۙ وَآخَرُونَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُ ۚ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا ۚ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ ٢٠

(73:20) Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri (salat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur`an; Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit, dan yang lain berjalan di bumi mencari sebagian karunia Allah; dan yang lain berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur`an dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.