Qurai

Surat 114

An-Nas

الناس

Manusia, terdiri dari 6 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-21 setelah Al-Falaq sebelum Al-Ikhlas.

An-Nas menutup Al-Qur'an dengan permintaan perlindungan dari bisikan. Bisikan yang bersembunyi (ayat 4): Al-waswas al-khannas, pembisik yang bersembunyi ketika nama Allah disebut. Gagasan tentang makhluk halus yang membisiki manusia sudah ada di kepercayaan Arab pra-Islam, termasuk qarin, pendamping tak terlihat yang menyertai setiap orang. Pembisiknya bisa manusia (ayat 6): Ayat 6 menyebut pembisik itu dari golongan jin dan manusia. Bagian terakhir sering terlewat: yang dimintakan perlindungan bukan cuma makhluk halus, tapi juga orang. Tiga sebutan untuk satu Tuhan (ayat 1 sampai 3): Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia. Tiga gelar berurutan yang semuanya diikuti kata yang sama. Bentuk itu bentuk pengulangan berima, yang menaikkan tekanan sebelum sampai ke permintaannya. Letak di urutan terakhir: Urutan surat di mushaf disusun kurang lebih dari yang panjang ke yang pendek, bukan menurut waktu turunnya. Surat penutup Al-Qur'an berada di posisi itu karena panjangnya, bukan karena isinya dipilih sebagai penutup. Dua surat yang pernah dipersoalkan: Seperti Al-Falaq, surat ini dilaporkan tidak ada di mushaf Ibnu Masud. Laporan itu tercatat di sumber Islam sendiri, sekaligus menunjukkan batas Al-Qur'an belum sepenuhnya disepakati di generasi pertama. Kitab yang dibuka dengan permintaan petunjuk ditutup dengan permintaan perlindungan. Keduanya permohonan manusia, bukan firman yang berbicara kepada manusia.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (6 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-3 : Ayat 1-3: Permintaan Perlindungan kepada Tuhan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ١

(114:1) Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Surah Al-Falaq & Surah An-Nas (Al-Mu'awwidhatayn) 113:1-5 & 114:1-6 Kedua surah ini turun sekaligus ketika seorang Yahudi bernama Labid bin Al-A'sam menyihir Nabi menggunakan rontokan rambut beliau dan beberapa gigi dari sisir Nabi. Rambut itu diikat dengan sebelas simpul rahasia lalu disembunyikan di bawah batu di dasar sumur Dharwan. Hal ini membuat Nabi sakit cukup lama hingga beliau mendapat petunjuk melalui obrolan dua malaikat lewat mimpi. Sumur itu akhirnya dikuras, dan setiap kali Nabi membacakan satu ayat dari kedua surah ini, lepaslah satu demi satu ikatan simpul sihir tersebut hingga beliau sembuh total.

Belum ada catatan analisis untuk ayat ini.

4-6 : Ayat 4-6: Identifikasi Ancaman