Qurai

Surat 113

Al-Falaq

الفلق

Subuh, terdiri dari 5 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-20 setelah Al-Fil sebelum An-Nas.

Al-Falaq berisi permintaan perlindungan dari empat hal, dan dua di antaranya sihir dan kedengkian. Peniup pada buhul (ayat 4): Dari kejahatan wanita-wanita penyihir yang meniup pada buhul-buhul. Ayat itu memperlakukan sihir sebagai sesuatu yang mempan, bukan sebagai khayalan. Peniupan pada simpul tali praktik yang memang ada di Arab sebelum Islam. Riwayat Labid bin al-Asam: Sahih Bukhari meriwayatkan Muhammad terkena sihir Labid bin al-Asam sampai mengira telah melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak dilakukannya. Riwayat itu ada di kitab hadis paling diandalkan, dan isinya menyatakan seorang nabi bisa dipengaruhi sihir. Kejahatan malam apabila gelap (ayat 3): Dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Yang dimintakan perlindungan waktu, bukan pelaku. Malam sebagai sumber bahaya gambaran orang yang tidur tanpa dinding. Pendengki apabila dia dengki (ayat 5): Dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki. Kedengkian ditempatkan sejajar dengan sihir sebagai sesuatu yang bisa menimpa orang lain dari jauh. Kepercayaan tentang mata jahat sudah beredar luas di Mediterania dan Timur Dekat jauh sebelum abad ke-7. Mushaf Ibnu Masud: Sumber Islam awal seperti al-Fihrist karya Ibnu an-Nadim melaporkan Ibnu Masud, salah satu sahabat yang paling awal menghafal Al-Qur'an, tidak memasukkan surat 113 dan 114 ke dalam mushafnya karena menganggapnya doa perlindungan, bukan bagian dari Al-Qur'an. Bentuk permohonannya bentuk yang sudah dipakai orang Arab sebelum Islam. Yang berubah kepada siapa permohonan itu diajukan.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (5 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-2 : Ayat 1-2: Permintaan Perlindungan dari Segala Ciptaan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ١

(113:1) Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Surah Al-Falaq & Surah An-Nas (Al-Mu'awwidhatayn) 113:1-5 & 114:1-6 Kedua surah ini turun sekaligus ketika seorang Yahudi bernama Labid bin Al-A'sam menyihir Nabi menggunakan rontokan rambut beliau dan beberapa gigi dari sisir Nabi. Rambut itu diikat dengan sebelas simpul rahasia lalu disembunyikan di bawah batu di dasar sumur Dharwan. Hal ini membuat Nabi sakit cukup lama hingga beliau mendapat petunjuk melalui obrolan dua malaikat lewat mimpi. Sumur itu akhirnya dikuras, dan setiap kali Nabi membacakan satu ayat dari kedua surah ini, lepaslah satu demi satu ikatan simpul sihir tersebut hingga beliau sembuh total.

3-5 : Ayat 3-5: Identifikasi Ancaman Spesifik