Qurai

An-Nisa' (Wanita) Ayat 89

Bacaan

TopikSyafaat, Etika Salam, dan Hukum Tawanan Perang

وَدُّوا لَوْ تَكْفُرُونَ كَمَا كَفَرُوا فَتَكُونُونَ سَوَاءً ۖ فَلَا تَتَّخِذُوا مِنْهُمْ أَوْلِيَاءَ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَخُذُوهُمْ وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ وَجَدْتُمُوهُمْ ۖ وَلَا تَتَّخِذُوا مِنْهُمْ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا

(4:89) Mereka ingin agar kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, sehingga kamu menjadi sama (dengan mereka). Janganlah kamu jadikan dari antara mereka sebagai teman-teman(mu), sebelum mereka berpindah pada jalan Allah. Apabila mereka berpaling,212 maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka di manapun mereka kamu temukan, dan janganlah kamu jadikan seorang pun di antara mereka sebagai teman setia dan penolong,

Catatan Depag

212) Diriwayatkan bahwa beberapa orang Arab datang kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- di Madinah, lalu mereka masuk Islam, kemudian mereka ditimpa demam Madinah, karena itu mereka kembali kafir lalu mereka keluar dari Madinah. Kemudian mereka berjumpa dengan sahabat Nabi, lalu sahabat menanyakan sebab-sebab mereka meninggalkan Madinah. Mereka menerangkan bahwa mereka ditimpa demam Madinah. Para sahabat berkata, “Mengapa kamu tidak mengambil teladan yang baik dari Rasulullah?” Para sahabat terbagi kepada dua golongan dalam hal ini. Yang sebagian berpendapat bahwa mereka telah menjadi munafik, sedang yang sebagian lagi berpendapat bahwa mereka masih Islam. Lalu turunlah ayat ini yang mencela kaum muslimin, karena menjadi dua golongan itu, dan memerintahkan agar orang Arab ditawan dan dibunuh, jika mereka tidak berhijrah ke Madinah, karena mereka disamakan dengan kaum musyrikin yang lain.

Cacat Logika

Menyimpulkan isi hati (mind reading). Mereka disebut menginginkan kalian ikut kafir supaya menjadi sama. Maksud itu dinyatakan tanpa cara memeriksanya, lalu dipakai sebagai dasar perintah menawan dan membunuh.

Moral

Orang yang berpaling diperintahkan ditawan dan dibunuh di mana pun ditemukan. Yang dijadikan sebab perpindahan keyakinan, bukan perbuatan yang merugikan orang lain, dan ayat ini bersama 4:91 yang jadi dasar hukum bunuh bagi orang murtad dalam fikih klasik.

Kontradiksi

Kontra 2:256 dan 18:29. Perintah membunuh orang yang berpaling sulit dipertemukan dengan pernyataan bahwa tidak ada paksaan dalam agama dan dengan penyerahan pilihan percaya atau menolak kepada orangnya sendiri.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria