Bacaan
TopikTanda Kekuasaan Allah (27-33)
وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَاهَا
(79:30) Dan setelah itu bumi Dia hamparkan.
Sains
Bumi disebut dahaha sesudah langit dibangun, dan kata itu berarti dihamparkan atau diratakan. Sebagian penulis modern mengartikannya berbentuk telur burung unta, dengan menyandarkan pada kata udhiyy yang seakar. Kamus Arab klasik, Lisan al-Arab dan yang lain, mengartikan daha sebagai menghamparkan, dan mufasir sebelum abad kedua puluh membacanya begitu.
Kontradiksi
Kontra 2:29, yang menciptakan segala isi bumi lebih dulu lalu menuju ke langit. Ayat 27 sampai 30 membangun langit dulu, menyempurnakannya, baru sesudah itu menghamparkan bumi. Kontra juga 41:9 sampai 41:12, yang menempatkan bumi dan gunungnya lebih dulu, lalu langit yang masih berupa asap.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

