Qurai

Surat 79

An-Nazi'at

النّٰزعٰت

Malaikat Yang Mencabut, terdiri dari 46 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-81 setelah An-Naba' sebelum Al-Infitar.

An-Nazi'at dibuka dengan lima sumpah yang isinya tidak disebutkan, lalu berpindah ke Musa, lalu ke kiamat. Lima sumpah tanpa keterangan (ayat 1 sampai 5): Demi yang mencabut dengan keras, yang mencabut dengan lembut, yang melesat kencang, yang mendahului dengan cepat, dan yang mengatur urusan. Ayatnya tidak menyebut siapa atau apa yang dimaksud. Tafsir klasik mengisinya dengan malaikat, bintang, kuda perang, atau jiwa yang keluar dari tubuh, dan tidak pernah sepakat. Bentuk yang sama dengan mantra peramal: Rangkaian sumpah pendek berirama yang berakhir di satu ancaman adalah bentuk yang dipakai kahin Arab sebelum Islam. Kemiripan itu yang membuat Al-Qur'an berkali-kali perlu membantah bahwa pembawanya seorang kahin. Musa yang diringkas jadi dua belas ayat (ayat 15 sampai 26): Dipanggil di lembah suci Thuwa, diutus kepada Firaun, menunjukkan tanda, ditolak, lalu Firaun ditenggelamkan. Nama lembahnya disebut, sementara isi tandanya tidak. Firaun yang berkata akulah tuhanmu yang paling tinggi (ayat 24): Firaun Mesir memang dipandang sebagai penghubung dengan para dewa, dan tidak ada satu pun catatan Mesir yang memuat kalimat seperti itu. Langit dibangun lebih dulu (ayat 27 sampai 33): Allah membangun langit, meninggikan bangunannya, menggelapkan malamnya, lalu menghamparkan bumi dan mengeluarkan air serta tumbuhan darinya. Urutannya menempatkan langit lebih dulu, sementara Fussilat 41:9 sampai 12 menempatkan bumi selesai lebih dulu. Kapan hari itu datang (ayat 42 sampai 46): Ayat 42 mengutip pertanyaan tentang kapan kiamat terjadi. Ayat 43 dan 44 menjawab bahwa Muhammad tidak tahu dan hanya Tuhannya yang tahu. Pertanyaan tentang waktu dijawab dengan pernyataan bahwa waktunya tidak diketahui.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (46 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-5 : Sumpah Allah dengan Malaikat (1-5)
6-9 : Keguncangan Hari Kiamat (6-9)
10-14 : Keraguan tentang Kebangkitan (10-14)
15-26 : Kisah Musa dan Firaun (15-26)
27-33 : Tanda Kekuasaan Allah (27-33)
34-41 : Pembalasan di Hari Akhir (34-41)
42-46 : Waktu Kedatangan Kiamat (42-46)