Qurai

Surat 87

Al-A'la

الأعلى

Maha Tinggi, terdiri dari 19 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-8 setelah At-Takwir sebelum Al-Lail.

Al-A'la memerintahkan menyucikan nama Tuhan, lalu menyebut dua kitab yang tidak ada bekasnya. Suhuf Ibrahim dan Musa (ayat 18 dan 19): Ayat 18 dan 19 menyebut lembaran-lembaran Ibrahim dan Musa. Untuk Musa, tradisi Yahudi memang mengenal Taurat. Untuk Ibrahim, tidak ada satu pun naskah, kutipan, maupun sebutan tentang kitab yang diturunkan kepadanya, baik di tradisi Yahudi, Kristen, maupun di temuan arkeologi. Ayat itu juga tidak menyebut satu kalimat pun dari isinya. Janji tidak akan lupa, lalu pengecualiannya (ayat 6 dan 7): Ayat 6 menjanjikan Muhammad tidak akan lupa. Ayat 7 menambahkan pengecualian: kecuali apa yang dikehendaki Allah. Janji dan pengecualiannya berada di dua ayat berurutan. Rumput yang jadi kering kehitaman (ayat 4 dan 5): Allah menumbuhkan rumput, lalu menjadikannya kering kehitaman. Gambaran itu gambaran padang gembalaan sesudah musim kering, dan yang membayangkannya orang yang menggembala. Jalan yang dimudahkan (ayat 8): Ayat 8 menjanjikan Kami akan memudahkanmu menempuh jalan yang mudah. Kalimatnya menenangkan, dan yang ditawarkan di surat sependek ini kemudahan, bukan alasan. Beri peringatan kalau peringatan itu berguna (ayat 9): Ayat 9 memerintahkan memberi peringatan kalau peringatan itu bermanfaat. Syarat itu sudah menyediakan jalan keluar lebih dulu untuk keadaan ketika peringatannya tidak diterima.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (19 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-5 : Kemuliaan Allah Yang Maha Tinggi (1-5)
6-8 : Janji Kemudahan Bagi Nabi (6-8)
9-13 : Perintah Memberi Peringatan (9-13)
14-19 : Kesuksesan Hakiki Manusia (14-19)