Qurai

Surat 109

Al-Kafirun

الكٰفرون

Orang-Orang kafir, terdiri dari 6 ayat dan turun di Makkah.

Dalam urutan turunnya wahyu, surat ini turun ke-18 setelah Al-Ma'un sebelum Al-Fil.

Al-Kafirun mengulang bentuk kalimat yang hampir sama sebanyak empat kali sebelum sampai ke ayat penutupnya. Tawaran yang ditolak (ayat 1 sampai 5): Riwayat sebab turunnya menyebut pemuka Quraisy menawarkan penyembahan bergantian: Muhammad menyembah tuhan mereka setahun, mereka menyembah Allah setahun. Surat ini jawabannya. Yang ditolak tawaran tertentu dari orang tertentu, bukan keberadaan agama lain. Pengulangan yang hampir sama (ayat 2 sampai 5): Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah, dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah, lalu keduanya diulang lagi dengan perubahan bentuk kata kerja. Ahli tafsir sendiri berdebat apakah ayat 4 dan 5 mengulang ayat 2 dan 3 atau menambahkan sesuatu. Perdebatan itu belum selesai sampai sekarang. Untukmu agamamu, untukku agamaku (ayat 6): Ayat 6 dikutip luas sebagai dasar toleransi. Sebagian ulama klasik justru menyebutnya mansukh oleh At-Taubah 9:5, ayat perang. Kalimat yang sama dipakai untuk dua kesimpulan yang berlawanan, dan yang menentukan bacaan mana yang dipakai keadaan pembacanya. Yang tidak ada di ayatnya: Suratnya tidak menyebut alasan kenapa sesembahan lawan bicaranya keliru. Yang disampaikan pemisahan, bukan bantahan. Enam ayat untuk menyatakan satu hal: tidak ada penyembahan bergantian. Kalimat penutupnya yang bertahan sampai sekarang di luar kaitannya dengan tawaran itu.

Persentase dihitung dari bagian ayat surat ini yang punya catatan itu (6 ayat). Ketuk kartunya untuk melihat daftar ayatnya.

1-3 : Ayat 1-3: Pernyataan Perbedaan Ibadah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ١

(109:1) Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir!

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Surat ini turun ketika para tokoh Quraisy menawarkan kompromi akidah kepada Nabi: mereka bersedia menyembah Allah selama setahun penuh, asalkan Nabi juga mau bergantian menyembah berhala-berhala mereka selama setahun berikutnya. Ayat ini turun sebagai penolakan tegas atas segala bentuk kompromi yang mencampuradukkan ibadah/agama.

4-6 : Ayat 4-6: Penegasan Perbedaan dan Pemisahan