Qurai

Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 73

Bacaan

TopikPengingat Perjanjian dan Kisah Bani Israel (63-74)

فَقُلْنَا اضْرِبُوهُ بِبَعْضِهَا ۚ كَذَٰلِكَ يُحْيِي اللَّهُ الْمَوْتَىٰ وَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

(2:73) Lalu Kami berfirman, "Pukullah (mayat) itu dengan bagian dari (sapi) itu!" Demikianlah Allah menghidupkan (orang) yang telah mati, dan Dia memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya) agar kamu mengerti.

Kritik

Cerita sapi betina di ayat 67 sampai 73 menyatukan dua aturan Taurat yang terpisah: sapi betina merah di Bilangan 19 yang abunya dipakai menyucikan orang yang menyentuh mayat, dan sapi betina di Ulangan 21:1-9 yang lehernya dipatahkan waktu ada pembunuhan yang pelakunya tidak diketahui. Yang kedua memberi latar mayat tanpa pembunuh, yang pertama memberi sapinya, dan mayat yang hidup lalu menunjuk pembunuhnya tidak ada di keduanya.

Cacat Logika

Kejadian sekali pakai sebagai bukti. Mayat yang dipukul dengan bagian sapi lalu hidup ditutup dengan kalimat agar kamu mengerti. Peristiwa yang hanya berlangsung sekali dan hanya dilaporkan oleh sumber yang sama tidak bisa diperiksa ulang oleh siapa pun.

Sains

Mayat dipukul dengan potongan sapi lalu hidup kembali dan menunjuk pembunuhnya. Kematian otak tidak bisa dibalik oleh sentuhan apa pun, dan tidak ada bagian tubuh hewan yang membawa keterangan tentang siapa yang membunuh.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria