Bacaan
TopikEtika dalam Majelis dan Berkonsultasi dengan Rasul (Ayat 11-13)
أَأَشْفَقْتُمْ أَنْ تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيْ نَجْوَاكُمْ صَدَقَاتٍ ۚ فَإِذْ لَمْ تَفْعَلُوا وَتَابَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
(58:13) Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum (melakukan) pembicaraan dengan Rasul? Tetapi jika kamu tidak melakukannya dan Allah telah memberi ampun kepadamu, maka laksanakanlah salat, dan tunaikanlah zakat serta taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya! Dan Allah Mahateliti atas apa yang kamu kerjakan.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun karena orang-orang kaya sering memonopoli waktu Nabi dengan mengajak beliau berbicara dan berkonsultasi panjang lebar. Allah lalu mewajibkan mereka bersedekah setiap kali ingin berdiskusi rahasia dengan Nabi. Setelah itu, kewajiban ini dihapus (di-nasakh) dengan ayat ke-13 karena memberatkan.
Kritik
Kewajiban bersedekah sebelum berbicara khusus dengan Rasul dicabut di ayat ini, satu ayat setelah ditetapkan. Ali, dicatat Tirmidzi, menyatakan ada satu ayat yang tidak diamalkan siapa pun sebelumnya dan tidak akan diamalkan siapa pun sesudahnya: ia bersedekah satu dinar, bertanya, lalu ayatnya dihapus. Aturan yang usianya sehari itu tetap tinggal di mushaf bersama pencabutannya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

