Bacaan
TopikPerubahan Kiblat dan Ujian Umat Islam (142-152)
وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۖ وَإِنَّهُ لَلْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
(2:149) Dan dari mana pun engkau (Muhammad) keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
Sains
Perintah menghadap Ka'bah mengandaikan bumi yang datar dengan satu arah tetap untuk tiap tempat. Di bola, arah ke satu titik harus dihitung sebagai lingkaran besar dan bisa berbeda jauh dari arah yang ditunjuk peta biasa, sedangkan orang yang berdiri tepat di titik seberang Mekah menghadap ke mana saja tetap sama benarnya. Ahli fikih baru bisa menghitungnya sesudah ilmu falak Muslim maju berabad-abad kemudian.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

