Bacaan
TopikPeringatan kepada Anak-anak Adam (Ayat 26-36)
وَإِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً قَالُوا وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءَنَا وَاللَّهُ أَمَرَنَا بِهَا ۗ قُلْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ ۖ أَتَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
(7:28) Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata, "Kami mendapati nenek moyang kami melakukan yang demikian, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya." Katakanlah, "Sesungguhnya Allah tidak pernah menyuruh berbuat keji.329 Mengapa kamu membicarakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui?"
Catatan Depag
*329) Seperti syirik, tawaf bertelanjang disekeliling Ka'bah dan sebagainya.
Cacat Logika
Membantah bentuk yang disederhanakan (straw man). Alasan lawan bicaranya dirangkum jadi "Allah menyuruh kami mengerjakannya". Pendirian yang lebih rumit, misalnya bahwa adat itu warisan yang mereka anggap sah, tidak ikut ditanggapi.
Kontradiksi
Kontra 17:16. Di sini Allah dinyatakan tidak pernah menyuruh berbuat keji, sedangkan 17:16 menyebut Allah memerintah orang yang hidup mewah di negeri yang hendak dibinasakan, lalu mereka berbuat durhaka. Terjemahan Kemenag menyisipkan "(agar menaati Allah)" untuk mengarahkan perintah itu, dan sisipan itu tidak ada dalam bahasa Arabnya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

